Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Masyarakat Leidong – Hilir Tuntut Percepatan Pembangunan Jalan

Masyarakat Leidong – Hilir Tuntut Percepatan Pembangunan Jalan

Aek Kanopan, suarasumut.com – Masyarakat Kecamatan Kualuh Leidong dan Kecamatan Kualuh Hilir menuntut Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) agar segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan di dua Kecamatan ini.

Tuntutan ini disampaikan oleh ribuan masyarakat dari Kecamatan Kualuh Leidong dan Kualuh Hilir bergabung dengan ratusan mahasiswa yang berasal dari Labura, saat melakukan unjuk rasa dengan aksi damai ke Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Labura, Senin (26/1) di Aek Kanopan.

Dalam orasinya, P. Sitio selaku koordinator dari masyarakat mengatakan kondisi jalan di dua kecamatan ini sangat memprihatinkan. Kondisi jalan semakin rusak parah terutama akibat kondisi penghujan dalam beberapa bulan terakhir ini.

Akibatnya, masyarakat di dua kecamatan ini kesulitan untuk mengangkut hasil pertaniannya seperti kelapa sawit dan padi. Ironisnya, harga kelapa sawit dan padi petani murah, sebaliknya harga kebutuhan pokok masyarakat di dua kecamatan ini malah melambung tinggi karena sulitnya akses jalan.

” Kondisi jalan kami sangat rusak parah dan ini sudah lama terjadi, dan bahkan semakin parah akibat kondisi penghujan. Akibatnya harga kelapa sawit dan padi kami jadinya murah. Untuk itu kami berharap agar Pemkab Labura dapat segera melakukan percepatan pembangunan” katanya.

Hal senada juga disampaikan Duarjon Simalango selaku pimpinan aksi perwakilan dari mahasiswa yang turun dari Medan menyampaikan, pihaknya mengaku kecewa dan prihatin melihat kondisi jalan di kampung halamannya ini. Melalui organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini seperti Gerakan Mahsiswa Desa Se Labura (Germades), Pastimen Teluk Pulai Dalam menuntut Kepada Pemkab Labura agar benar benar serius dan segera melakujan pembangunan jalan di dua kecamatan ini.

” Percuma Kualuh Hilir dan Kualuh Leidong dibanggakan sebagi lumbung pangan, penghasil padi. Namun kenyataannya kondisi infrastruktur jalannya rusak parah. Malah harga padi petani jadi murah dan banyak petani yang merugi. Pemkab Labura harusnya segera bertindak” tuntut Duarjon.

Menanggapi tuntutan masyarakat dan mahasiswa ini, Bupati Labura H. Kharuddin Syah Sitorus SE langsung menyambangi massa aksi. Bupati mengatakan bahwa anggaran ke daerah dua kecamatan cukup besar dibandingkan dengan kecamatan lain. Namun karena masih keterbatasan anggaran yang tersedia terutama APBD Labura, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap.

Berselang tidak lama kemudian Bupati menerima beberapa orang perwakilan dari masyarakat dan mahasiswa diruang kerjanya. Dan disepakati untuk tahun anggaran 2015 ini akan dilakukan pembangunan cor beton di lintasan jalan Teluk Pulai Dalam – Sei Apung – Teluk Binjai sesuai lokasi jalan yang diprioritaskan oleh masyarakat.

Selain itu, Pemkab Labura juga berjanji untuk kedepannya akan memprioritaskan pembangunan jalan terutama jalan Teluk Pulai Dalam- Teluk Binjai. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Bupati , Asisten I dan Camat Kualuh Leidong serta perwakilan dari masyarakat dan mahasiswa.(cj/ss/lu)

Kata kunci terkait:
kantor bupati labura, bupati labura akan bangun jalan desa kualacngka, jalan di kec kualuh leidong yg memprihatinkan, lirik berjanji kualuh hilir, pembangunan jalan kota kabupaten labura sumut

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...

  • Amon Silaban

    Dear Suara Sumut,

    Terimakasih atas informasinya.

    Kami Anak Rantau Kualuh Leidong-Hilir (PARKHIL) se kota batam, juga turut mendukung aksi ini.

    Terimakasih.

    Salam

    Amon Silaban

  • Amon Silaban

    Ini bentuk dukungan kami.

    Thanks

  • adlin

    jalan rusak berat , karena hasil padi dan sawit masyarakat juga yg buat, hasilnya mau dinikmati sendiri, beban jalan rusak kpd pemkab, padahal ada juga nya palang pengutipan. ya bulan2 nopember desember mmg musimj hujan terus menerus, sementara sawit berton2 tak ada henti hentinya, ya hancur. usahkan jalan tannah, jln semenpun hancur luluh lantak. udh rusak berat baru ke pamkab. dibilangla pak bupati tak peduli, smntara bupati sdh dari dulu memikirkan pembangunan2 di leidong dan kualuh hilir.