Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Masyarakat Demo PT Asam Jawa

Masyarakat Demo PT Asam Jawa

Labusel | suarasumut.com  –   Sekelompok massa dari masyarakat Desa Bunut, Mahasiswa dan LSM melakukan demo atau unjuk rasa di PT Asam Jawa, Selasa (10/1).

Aksi demo yang dilakukan sekelompok massa menuding bahwa PT Asam Jawa telah mengambil lahan milik masyarakat Eks PIR Pang Sisumut yang dahulunya telah diberikan kepada masyarakat pada tanggal 29 April 1985 seluas sekitar 37 Ha. ironisnya lahan masyarakat tersebut kembali diambil pihak perusahaan PT.Asam Jawa dengan berdasarkan permohonan PT Asam Jawa kepada Gubernur Sumatera Utara tanggal 25 Mei tahun 1990, menurut pihak pendemo hal tersebut telah melanggar kode etik pemerintahan.

Selain itu pihak pendemo yang dikomandoi orator Azhari juga menuding PT Asam Jawa telah melakukan pelanggaran Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 1975 JO Nomor 2 tahun 1976 tentang ketentuan-ketentuan mengenai tata cara pembebasan tanah, dalam orasi yang disampaikan pendemo menyebutkan bahwa PT Asam Jawa telah melakukan penggarapan lahan di Desa Bunut sejak tahun 1991 sampai saat ini pada tahun 2017.

Masih dalam orasi Azhari membacakan tuntutan masyarakat yakni meminta kepada Kapolres Labuhanbatu menangkap GM PT Asam Jawa yang telah menggarap lahan PIR Pang Desa Bunut, meminta kepada penegak hukum mengusut perlihan lahan Desa Bunut dan meminta kepada PT Asam Jawa mengembalikan lahan masyarakat PIR Pang Desa Bunut yang telah digarap perusahaan sebanyak sekitar 37 Ha.

Setelah sekitar 30 menit melakukan orasi di Pos Security PT Asam Jawa, akhirnya perwakilan masyarakat diterima oleh pihak perusaan untuk mediasi. Meskipun sudah dimediasi namun gagal dan tidak menemui titik temu.

Azharai saat dikonfirmasi awak media mengatakan, mediasi tidak ada titik temu, maka besok atau lusa langkah mereka berikutnya adalah akan membuat Laporan Pengaduan kepada pihak penegak hukum. “Dan selanjutnya kita akan pancang lahan itu tanpa merusak tanaman yang ada,”sebut Azhari

Lebih lanjut, Azhari menambahkan bahwa sebagian besar lahan masyarakat di Desa Bunut yang dikuasai PT Asam Jawa tidak terdaftar di HGU perusahaan melainkan lahan tersebut suratnya dibuat atas nama karyawan semasa GM Adrianto. “Untuk kejelasannya boleh dicek HGU PT Asam Jawa tidak ada di Desa Bunut,” katanya..

Sementara itu Humas PT Asam Jawa Dian ketika dihubungi via seluler terkait membantah tudingan masyarakat bahwa perusahaan melakukan penggarapan lahan. “Kalau memang legalitasnya dapat dipertanggung jawabkan dapat dibuktikan ke BPN,”ujarnya via seluler. (zr/ss-ls)

Kata kunci terkait:
pt asam jawa kota pinang, KANTOR PT ASAM JAWA South Labuhan batu Regency North Sumatra, sulum, pt asam jawa jambi, pt asam jawa di medan, perusahaan pt asam jawa, perkebunan asam jawa, dirut pt asam jawa, demo antara orang kampung dan pt asam jawa di perbatasan sulum, asam jawa sumatera

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.