Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Mancing Di Afulu, Dua Pengusaha Kota Gunungsitoli Hilang

Mancing Di Afulu, Dua Pengusaha Kota Gunungsitoli Hilang

Nias Utara | suarasumut.com  –  Ketika memancing memancing di perairan Afulu menuju pulau wunga, Kecamatan Afulu, Nias Utara, Minggu (17/7), M.Faisal Zebua dan Iman Zebua pengusaha dari Kota Gunungsitoli hilang.

Selain M.Faisal Zebua dan Iman Zebua, dua warga Kota Gunungsitoli lainnya Hasan dan Salim juga ikut hilang. Keempatnya berada dalam perahu yang sama, dan berangkat dari pantai Afulu menuju pulau Wunga, Nias Utara.

Wirni Zebua kakak Iman Zebua salah satu korban hilang yang dihubungi melalui telepon seluler, Senin (18/7) membenarkan kejadian tersebut. Menurut Wirni, kabar hilangnya Iman atau adiknya diketahui dari teman korban Gadang.

Gadang memberitahu kepada mereka jika Iman adiknya bersama tiga rekannya hilang di perairan Afulu pada pukul 22.00 wib.

Dia bersama para korban berangkat dari pantai Afulu hendak mancing di Pulau Wunga. Namun, dalam perjalanan, Gadang bersama temannya satu perahu Jumino memutar balik perahu mereka karena cuaca buruk.

Iman, Faisal, Salim dan Hasan yang menaiki perahu lain terus melaju, sehingga mereka berpisah pukul 13.30 wib.

Setiba di pantai pukul 15.30 wib, hubungan seluler Iman dan rekan rekannya yang terus melanjutkan perjalanan terputua dan tidak dapat lagi dihubungi.

Sehingga Gadang memberitahu pihak keluarga mereka, dan hingga saat ini korban belum ditemukan.

Boby koordinator SAR yang dihubungi pada hari yang sama membenarkan ada empat warga hilang saat memancing di perairan Afulu.

Personil Sar sudah ke lapangan melakukan pencarian. Hal serupa juga diungkapkan Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli melalui telepon seluler.

Osiduhugo belum bisa memberi keterangan lebih detail, karena personil Polair sedang menuju lokasi kejadian.(ih/ss-nu)

Lihat Juga

Sita 6 Janjang TBS Dan Egreg, PT Tolan Amankan Pencuri Sawit

Labusel| suarasumut.com  –  Seorang tersangka pencuri sawit milik PT Tolan tiga indonesia kebun perlabian estate ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *