Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Malpraktik?, Pasien Penderita Usus Buntu 2 Kali Operasi Di RSU ELPI AL AZIS

Malpraktik?, Pasien Penderita Usus Buntu 2 Kali Operasi Di RSU ELPI AL AZIS

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pasien Bonar Farnes Butar Butar (45) penduduk Afdeling II PTPN IV Ajamu 2 Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu penderita usus buntu dua kali menjalani operasi dan bekas pengoperasian membusuk di Rumah Sakit Umum ELPI AL AZIS.

Amatan wartawan, Selasa (29/11) di RSU ELPI AL AZIS tersebut para kerabat dan famili pasien berdatangan untuk menjenguk pasien namun satu pun diantara mereka tidak ada yang tahan duduk di kamar pasien opname karena berbau karena dari perutnya ada keluar cairan berbau busuk.

Menurut keuarga pasien Robin Butar Butar yang juga mantan pegawai di rumahsakit umum Rantauprapat bahwa familinya yang sakit tersebut pertama dibawa mereka ke RSUD Rantauprapat namun karena disana jadwal operasi penuh akhirnya dibawa ke RSU ELPI AZIS.

“Penyakit abangku usus buntu dan dua kali dilaksanakan operasi dirumah sakit ini tapi keluar cairan dari dalam perutnya berbau busuk,keras dugaanku malapraktik yang dilakukan dokter Dandi,makanya tunggu perbandingan dari rumah sakit Medan. Karena hasil laboratorium tanggal 26 November semalam leukosit 24rb, kalau normal 10rb,”ungkapnya.

Ditambahkannya setelah kutanyakkan langsung kepada dokter yang menangani operasi tersebut disini yakni doter Dandi,Sp.B melalui telepon katanya bahwa berbau busuk tersebut tidak apa apa. ”Biasanya itu pak tidak masalah itu karena bekas bekas operasian itu makanya berbau busuk nanti beberapa hari ini hilangnya itu,”katanya menirukan ucapan dokter yang menangani operasi familinya itu.

Hal senada juga dikatakan Pendri Nababan yang juga mengaku ada tutur family dengan pasien mengatakan bahwa saya menduga pasien itu ada kesalahan operasi.”Masa sampai dua kali dioperasi berarti kita menduga malapraktik yang dilakukan oleh dokter yang bersangkutan ada infeksi atau kesalahan pada saat melakukan operasi,tulis komentaraku ini,”ujarnya.

Pasien Bonar Farnes Butar Butar didampingi istrinya Boru Hutapea bersikukuh supaya suaminya dirujuk oleh pihak rumah sakit ELPI AL AZIS ke Medan karena dianya merasa waswas takut bertambah parah timbul infeksi bekas pengoperasian pada suaminya. Boru Hutapea mengatakan bahwa suaminya masuk opname ke rumah sakit dimaksud pada hari Kamis 17 November 2016 atau sekitar 2 minggu yang lalu.

Direktur RSU Elpi AL AZIS dr.H,Erik Adtrada Ritonga ketika dikonfirmasi Batak Pos Bersinar mengatakan itu pasen akan kita rujuk ke RSU Elisabet Medan sesuai permintaan keluarga korban.”Kalau tentang pasien Bonar Farnes Butar Butar berbau busuk itu kurang tahu saya bang, karena saya dokter umumnya,”katanya.

Menurut sumber yang tidak mau disebut namanya, bahwa dokter Dandi juga pernah dilaporkan pasien yang opname di RSU ELPI AL AZIS Elianto Tanjung, warga Dusun Purba Tua, Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat,Kabupaten Labuhanbatu, ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Labuhanbatu, Rabu 8 Juni 2016 yang lalu dugaan malpraktik.(ta/ss-lb)

Kata kunci terkait:
elpi al azis, operasi usus buntu 2kali, berita di rsu elpi al azis rantau prapat, dua kali operasi busuk rs elpi, rsu elpi, Rumah sakit elpi al azis, operasi usus buntu 2 kali, oprasi usus buntu 2 kali, usus busuk, no tlp rsu elpi al azis

Lihat Juga

Kapolres Akan Lidik Dugaan Penyelewengan Dana BPBD Labuhanbatu

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Isu yang menerpa Kepala Badan (Kaban) Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten ...