Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Mahasiswa Ditangkap Ketika Hendak Jual Emas Hasil Kejahatan

Mahasiswa Ditangkap Ketika Hendak Jual Emas Hasil Kejahatan

Gunungsitoli, suarasumut.com — Berkat Rahman Telaumbanua, Mahasiswa semester II, STIE Pembangunan Nias, Kabupaten Nias, ditangkap Polisi ketika hendak menjual emas hasil rampasan di toko emas UD.Budaya, jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Senin (18/5).

Selain Berkat warga Desa Mazingo Tanese,o, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, Polisi kembali menangkap Desman Zendrato warga Desa Sisobahili, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias beberapa saat kemudian.

David pemilik toko emas UD Budaya yang ditemui wartawan menuturkan, Berkat bersama Desman menawarkan emas tanpa surat kepada dia untuk dijual. Namun, karena dia sempat mendapat pemberitahuan dari pemilik emas, dia kemudian mengulur waktu keduanya dan menghubungi pemilik emas melalui telepon seluler.

Tidak lama kemudian, pemilik emas datang bersama Polisi dan menangkap Berkat, namun Desman yang sempat melihat pemilik emas berhasil kabur.

Riliani Mendrofa, pemilik emas yang ditemui wartawan di Mapolres Nias, menuturkan jika dia dijambret kedua pelaku pada hari Sabtu (16/5), saat melintas dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Diponegor, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli.

Akibat aksi penjambretan yang dia alami, dia kehilangan emas seharga Rp 12 juta, uang Rp 500 ribu, telepon seluler, KTP, SIM dan ATM, dimana kerugian yang dia alami total Rp 13 juta. Setelah dijambret, dia bersama suaminya membagi selebaran dan foto copy surat emas miliknya yang dijambret kepada seluruh pemilik toko emas di Kota Gunungsitoli.

Berkat, salah seorang pelaku yang ditemui wartawan di Mapolres Nias, mengaku melakukan penjambretan karena butuh biaya kuliah. Saat kejadian, dia selaku pembawa sepeda motor dan temannya Desman yang melakukan penjambretan. Menurut Berkat, dia saat ini kuliah semester II di STIE Pembnas Kabupaten Nias, dan merasa malu serta menyesal atas perbuatan yang dia lakukan.

Sesuai pantauan wartawan di Mapolres Nias, Polisi dalam waktu singkat berhasil menangkap Desman yang sempat kabur, dan kini keduanya ditahan di Mapolres Nias untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kanit IV.Ipda Sinifati Zalukhu, SH melalui Pjs.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli, kepada wartawan mengatakan, modus kedua pelaku dengan mengendarai Sepeda Motor membuntuti korban yang menempatkan dompet di bagasi sebelah kiri motor yang dia kendarai.

Pelaku langsung menjambret dompet korban yang berisi perhiasan Emas dan uang ratusan ribu rupiah, lalu melarikan diri. Kepada penyidik, pelaku menceritakan, setelah melakukan penjambretan, keduanya melarikan diri kearah KBN dan disimpang dekat Miga Hill. Kedua pelaku membuka dompet hasil jambretan yang berisi uang Rp. 330.000. Sedangkan Emas berupa Kalung, Cincin, dan Gelang, di bawa oleh Pelaku DZ, dengan maksud setelah di jual, hasil di bagi dua.

Atas perbuatan keduanya, Pjs.Paur Humas memberitahu, menurut Kasat Reskrim Polres Nias AKP SK. Harefa, S.Pd MH, kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 4e sub 362 dari KUHPidana dengan ancaman Hukuman 7 tahun Penjara.(sh/ss/gs)

Kata kunci terkait:
jual emas tanpa surat, menjual emas tanpa surat

Lihat Juga

Potensi Pasar Kentang Goreng Indonesia, Belgia Lirik Indonesia Sebagai Pasar Ekspor Utama Di Asia Tenggara

Jakarta | suarasumut.com – Industri makanan dan minuman di Indonesia tumbuh positif di sepanjang tahun ...