Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› LSM LIPTK, Ibrahim : Kapolres Labuhanbatu “Tak Open” Soal Tersangka “Dihajar”

LSM LIPTK, Ibrahim : Kapolres Labuhanbatu “Tak Open” Soal Tersangka “Dihajar”

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Merunut perkara Narkotika jenis sabu yang melibatkan Juliandri Sahputra alias Juli (23) warga Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatu Selatan yang digimbali polisi saat ingin ditangkap meski sabu itu bukan miliknya, tampaknya orang nomor satu di Polres Labuhanbatu tak open soal peristiwa tersebut.

Terbukti, konfirmasi yang dilayangkan Wartawan hingga berita ini dikirimkan juga tak dibalas. “Kenapa dia tak menjawab, apa memang adanya pembiaran?,”kata Ibrahim selaku Wakil ketua LSM LITPK di Labuhanbatu, Rabu (15/6) pada suarasumut.com.

Menurutnya, jika Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardi tak open atas persoalan tersebut, untuk itu diminta Kapolda Sumatera Utara (Sumut) menindak anggota tersebut, dengan begitu hak seorang tersangka itu tampak terlindungi.

“Diminta Kapolda Sumut agar menindak anggotanya itu, sebab kantor yang dipimpinnya saja seolah tak ingin mau tahu,”ujar Ibrahim.

Sebelumnya, Perkara Narkotika jenis sabu yang melibatkan Juliandra Sahputra alias Juli (23) Warga Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang ditangkap di Dusun Pekan Tolan pada 14 Februari 2016 sekira pukul 21.00 Wib, oleh satuan Narkoba Polres Labuhanbatu ngaku ‘digimbali’ polisi saat dibawa ke Polres.

Ia mengungkap dipersidangan, atas digimbalnya oleh Polisi, dikarenakan tidak mau mengambil sabu yang dituduhkan padanya. “Saat ditangkap saya tidak mau mengambil sabu itu, karena saya tidak mau, polisi pun menggimbali saya,”kata Juli saat digelarnya sidang di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat, Selasa (14/6).

Menurutnya,meski barang haram itu bukan miliknya seperti yang disangkakan polisi,tapi polisi yang menggiring ke Polres Labuhanbatu tetap saja menggimbalinya dengan sesuka hati. “Itu bukan punya ku pak Hakim, itu punya SP (DPO) dan polisi tahu itu?,”jelas Juli dipersidangan.

Dalam agenda mendengarkan keterangan saksi yang diketua Sugeng Sudrajat,SH,MH Cs menunda persidangan yang akan dilanjutkan pekan depan. “Sudah minggu depan baru kita dengar keteragan mu lagi,”timpal Sugeng.(ab/ss-lb)

Kata kunci terkait:
kasus kapolres labuhan batu teguh yuswardi, Kota pinang tentang narcoba

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...