Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› LSM API : MAFIA SIM MARAK DI POLRES LABUHANBATU

LSM API : MAFIA SIM MARAK DI POLRES LABUHANBATU

Rantauprapat, suarasumut.com – Pengurusan Surat Izin Mengemudi ( SIM ) kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat di Polres Labuhanbatu,Sumatera Utara ( Sumut ) marak lewat calo.
Parahnya lagi para calo yang bergentayangan di Polres itu diduga adalah merupakan oknum polisi.

Hal ini dibuktikan ketika warga akan melakukan pengurusan SIM, dimana langsung diarahkan oleh para calo tersebut yang note bene adalah oknum anggota polisi yang seharusnya bisa mengarahkan dengan prosedur yang sebenarnya.

“Kalau mau ‘SIM Tembak’ bisa langsung urus lewat calo dengan bayaran Rp.400 Ribu untuk SIM C. Itu pun semua data langsung diisi oknum polisi calo tersebut.

Demikian juga dengan SIM A yang harganya bervariasi dari 500-an sampai 600-an ribu rupiah. Ketika deal, tinggal menandatanganan berkas dan melakukan foto diri,” ungkap sumber kepada suarasumut.com Senin ( 21/04 ), yang enggan namanya di publikasikan.

Sumber mengaku, bahwa besaran uang untuk mengurus SIM itu langsung diberikan kepada Calo. “Tinggal menunggu jadi saja, dan tidak ada ujian tes untuk mendapatkan SIM. Malah ada paket SIM yang ditawarkan, yakni SIM C plus SIM A dengan harga Rp 900 ribu yang juga lewat calo dan tanpa tes ujian sebagaimana aturan yang ada,” tambah sumber.

LSM API , Andi Khoirul Harahap mengatakan,memang bukan di Kabupaten Labuhanbatu saja pihak pihak pembuatan SIM marak oleh Calo, karena kurang kepedulian menindak dan membrantas keberadaan calo oleh pihak kepolisian , sedangkan pihak Polisi pun menawarkan jasa ,” bagaimana mau tidak ,calonya aja polisi, masa jeruk makan jeruk , imbuhnya”

“sudah jelas ada harga pembuatan SIM yang terpampang dalam ruangan pengurusan. Sehingga warga tidak seharusnya mengurus SIM lewat calo, tetapi harus lewat prosedur yang benar. Sebab dengan mengikuti aturan yang ada, maka jelas warga akan tahu mengenai rambu-rambu lalu lintas dan aturan yang ada mengenai berkendara yang baik dan benar,” jelas Andi.

Praktek ‘SIM Tembak’ Lanjutnya, di Polres Labuhanbatu tersebut sudah berlangsung sekian lama. Padahal jika masyarakat mengurus secara prosedur yang benar tentunya tidak memakan biaya yang begitu besar, terutama terus melanggengkan praktek salah. Para calo yang bisa disebut mafia SIM tersebut yang sudah begitu banyak meraup rupiah untuk kepentingan pribadi,”Jelas Andi.

Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe,Sik dikonfirmasi atas info tersebut terkesan terkejut atas konfirmasi yang dikirimkan Wartawan soal calo tersebut.

“Wahh..baik makasih infonya..siapa nama calo-calonya?,”Jawab Kapolres saat di konfirmasi Wartawan.(ao/ss/rp)

Kata kunci terkait:
biaya pe gurusan sim polres mandailing natal, ngurus sim di rantau prapat, mengurus sim mobil di labuhan batu 2018, mafia sim tes, layanan sim labuhan batu, jadwal pengurusan sim polres labuhan batu, harga buat sim rantau perapat, biaya sim labuhan batu 2017, biaya perpanjangan sim labuhanbatu, tarif untuk buat sim di labuhan batu

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *