Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Lima Tahun Peristiwa SPBU 14.214.280 Meledak, Polisi Belum Tangkap ‘Biang Keroknya’

Lima Tahun Peristiwa SPBU 14.214.280 Meledak, Polisi Belum Tangkap ‘Biang Keroknya’

Rantauprapat, suarasumut.com – Sudah hampir lima tahun peristiwa meledaknya SPBU 14.214.280 Simpang Mangga yang terletak di Jalan SM Raja, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu yang telah merenggut nyawa karyawan serta warga sekitar, Polres Labuhanbatu belum dapat mengungkap tersangka atau ‘Biang Kerok’ atas hal tersebut.

Bahkan atas peristiwa yang silam itu pihak kepolisian terkesan diam dalam memproses kejadian yang merenggut tiga nyawa dan enam luka-luka parah.

“Hampir sudah lima tahun peristiwa tragis itu, namun hingga saat ini proses penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian terhenti tanpa maksud yang jelas,”kata Praktisi Hukum Labuhanbatu Haris Nexsion Tambunan,SH saat diminta tanggapannya oleh wartawan, Kamis (26/3) sekira pukul 15.57 wib.

Menurutnya, meski sudah adanya ditetapkan oleh penyidik menjadi tersangka atas kasus itu, pihak berwajib nampaknya seakan tak serius dalam mengungkap kasus itu.

“Sudah hampir lima tahun peristiwa itu, tapi tak pernah aku lihat sidang atas perkara SPBU simpang mangga,ada apa dibalik ini semua,”tutup Haris seakan bertanya pada wartawan.

Hal yang sama juga dikatakan Aktifis Aliansi Penyelamatan Indonesi (API) Labuhanbatu Andi Khoirul Harahap ia mengatakan sangat menyayangkan lambannya kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus meski tersangka sudah jelas diketahui.

“Tersangka sudah ada yang ditetapkan polisi,hanya tinggal melegkapi berkas atas permintaan Jaksa,tapi hingga saat ini tampaknya kasus tersebut ingin dipeti eskan,”ungkap Andi.

Sementara Kapolres Labuhan Batu AKBP Teguh Yuswardi saat diminta tanggapannya atas hal itu, hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Teguh belum bersedia menjawab atas pesan yang dikirimkan wartawan keponselnya.

Sebelumnya, Kajari Rantauprapat Hermon Dekristo melalui Kasi intel A.Frianto Naibaho dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan kalau berkas tersangka Direktur SPBU Kusbuana alias Ahok dikembalikan kepolisi karena dinyatakan belum lengkap.

“Dari data yang kita miliki berkas tersebut dikembalikan kepolres Labuhanbatu karena dinyatakan belum lengkap, dan hingga saat ini Polisi belum melengkapi atas kurangnya permintaan JPU,”jelas Frianto.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...