Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Layanan Bagai “Monster”, Kantor Imigrasi Klas II Sibolga Ulur Waktu Ngurus Paspor
Jpeg

Layanan Bagai “Monster”, Kantor Imigrasi Klas II Sibolga Ulur Waktu Ngurus Paspor

                                              

                                                    “Paspor Tembak Bayar 650 Ribu”?

Sibolga | suarasumut.com  –  Pelayanan Kepengurusan paspor baik pelancong dan tenaga kerja di kantor Imigrasi Kelas II Kota Sibolga diduga bermain dalam kepengurusan. Petugas yang bergerak bidang pelayanan itu membuat banyak orang yang mengurus merasa kecewa hingga mengulur waktu keberangkatan si pengunjung.

“Menghadapi petugas paspor di Imigrasi Sibolga bagaikan mengahadapi monster, dibentak pada saat melakukan wawancara. Saya duga pelayanan yang di lakukan Heryansyah Daulay serta Manaor hanya untuk membuat yang mengurus luluh dan akhirnya terjadi miskomunikasi atau negosiasi,”kata salah seorang pengurus paspor yang tidak mau namanya di mediakan, Sabtu, (24/9/2016).

Ia meminta terhadap Kemenkumham RI pelayanan yang seperti itu perlu di berantas agar etos makna pelayanan “ayo kerja” bukan hanya berdasarkan slogan saja. “Ini demi meningkatkan pendapatan Negara baik yang masuk ke dalam negri dan keluar negri dengan secara optimal, jelasnya.

“Padahal mereka itu digaji Negara, di gaji masyarakat, bukan malah mempersulit atau memperketat suasana penduduk negri ini? dengan cara mengusir pula itu. Berilah masukan yang di terima akal sehat kalau si peminta paspor kurang mengerti,” tambah si pengurus dengan kecewa akibat tidak lagi melanjutkan perjalanannya.

Pengurus paspor lainnya juga mengalami hal kekecewaan yang sama, salah seorang ibu rumah tangga yang ingin melancong di minta pengurus Imigrasi kelas II Sibolga harus di dampingi suami dengan melengkapi administrasi paspor anaknya berumur di bawah satu tahun.

Maka itu kata dia oknum petugas kantor imigrasi Sibolga menyarankan harus menggunakan paspor tembak dengan hanya membayar biaya secara langsung hampir dua kali lipat dari harga paspor biasa Rp 350.000,-.

“Sudah jelas akte nikah kami saya tunjukkan, kok malah harus di damingi si suami lagi?, kebetulan suami sedang di luar kota. Bahkan aku dan si suami sudah mempunyai paspor, demi mengejar waktu saja jika suami nanti tiba langsung berangkat. Mereka meminta harus bayar Rp 650.000,-, ya dengan terpaksalah saya harus membayarnya,” katanya.(ph/ss-sb)

Kata kunci terkait:
imigrasi sibolga, kepala kantor imigrasi klas II sibolga 2017, cara mengurus paspor di kantor imigrasi sibolga, kantor imigrasi sibolga, kepala imigrasi kota sibolga, Kantor Imigrasi Kelas II Sibolga Kota Sibolga Sumatera Utara, syarat-membuat paspor di sibolga, cara pengurusan paspor disibolga, cara cek pasport kantor imigrasi sibolga, biaya pembuatan paspor kantor imigrasi sibolga

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...