Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kontras Hadirkan Ahli Forensik Pada Sidang PK Terpidana Mati

Kontras Hadirkan Ahli Forensik Pada Sidang PK Terpidana Mati

Gunungsitoli | suarasumut.com — Pada sidang lanjutan peninjauan kembali (PK) putusan mati terhadap Yusman Telaumbanua, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menghadirkan Ahli Forensik Gigi dari Fakultas Kedokteran Gigi Unpad drg.Fahmi Oscandar, M.Kes.

Sidang PK yang dipimpin Majelis Hakim Hendro Utama S, SH digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (29/8).

Pada sidang yang dimulai pukul 10.00 wib, Ahli Forensik Gigi drg.Fahmi Oscandar, M.Kes memaparkan jika ada empat metode yang digunakan untuk menentukan umur terpidana mati Yusman Telaumbanua.

Sesuai hasil pemetaan, pada bulan November 2015 ketika dilakukan pemeriksaan terhadap Yusman Telaumbanua, umur Yusman Telaumbanua diperkirakan 18,4 – 18,5 tahun. Sehingga, waktu diputus mati di Pengadilan Negeri Gunungsitoli tahun 2012 atau 2013, umur Yusman Telaumbanua berkisar 16 tahun.

Usia mendengar keterangan saksi ahli, Ketua Majelis Hakim menskor sidang selama beberapa waktu untuk persiapan penandatanganan berita acara. Setelah diskor dari pukul 11.30 wib, sidang kembali digelar pada pukul 17.00 wib dengan agenda penandatanganan berita acara sidang.

Sebelum menutup sidang, Ketua Majelis Hakim kembali memberitahu bahwa setelah sidang, Hakim akan melakukan musyawarah untuk menentukan pendapat. Hasil musyawarah akan dibuat dalam sebuah berita acara dan dikirimkan kepada Mahkamah Agung. Hasil dari putusan PK yang berhak menerbitkan adalah Mahkamah Agung, dan hasil tersebut akan diberitahu kemudian kepada para kedua pihak.

Sebelumnya, drg.Fahmi Oscandar, M.Kes yang ditemui di Pengadilan Negeri Gunungsitoli menerangkan jika sebelum menentukan umur Yusman Telaumbanua, tim forensik dari FKG Unpad melakukan pemetaan. Pemetaan dengan empat metode, dan semua menunjukkan umur Yusman Telaumbanua ketika diperiksa 17 November 2015 adalah 18,4 – 18, 5 tahun.

Jika dikurangi sejak Yusman Telaumbanua diputus mati tahun 2012, umur Yusman Telaumbanua saat itu diperkirakan 16 tahun. Metode yang digunakan akurasinya menurut drg.Fahmi Oscandar, M.Kes adalah 95 persen.(al/ss-gs)

Kata kunci terkait:
fahmi oscandar

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...