Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kontingen PORWILSU Labusel Terlantar Di Batubara

Kontingen PORWILSU Labusel Terlantar Di Batubara

Labusel, suarasumut.com – Kontingen Lempar Lembing asal Kabupaten Labuhanbatu Selatan 11/6 sampai 12/6 terlantar di Kab Batubara. Atlet Lempar Lembing, Sajali merupakan warga Desa Pangarungan Kecamatan Torgamba Labusel, Sajali didampingi Ketua Harian PASI Labusel Gusran Efendi Hrp,Spd menceritakan kisahnya kepada wartawan, Sajali mengatakan,” yang mana kami telah bekerja keras merebut Juara 1 Lempar Lembing di Porwil sumut wilayah 3, namun satu orang pun dari pemerintah Labusel tidak ada yang hadir untuk menyaksikan,”ujarnya.

“Demikian juga masalah pendanaan, kami kemari bertanding dengan biaya sendiri, saya dan teman saya kemari naik sepeda motor, padahal kami bertanding membawa nama Labusel. Kedepan kami kapok dan berpikir dua kali untuk bertanding diajang PORDASU, kayaknya kita masuk dari daerah lain saja, ngapain kita menjadi Atlet Labusel tapi tidak ada perhatian Pemerintah Kabupaten Labusel,”terang Ketua Harian PASI Labusel Gusran dengan nada kesal ketika dikonfirmasi awak media.

“Masa ada atlet kita meraih juara I yang mengharumkan Kabupaten Labusel tidak dapat dana dari KONI Labusel, dan tidak adanya perhatian Pemkab Labusel,”tambahnya.

Ditempat terpisah Wakil Ketua Harian PASI Labusel yang juga merupakan Kabid Olahraga di Dispora mengatakan,”saya sudah melakukan usul untuk pendanaan Atlet namun tidak di respon,”jelasnya.

Ketua KONI Labusel M Yunus S.soa menjelaskan,”bahwa anggota tidak ada melaporkan atlet tersebut kepada saya maka dana untuk Lempar Lembing tidak ada,” ucapnya.(mh/ss/ls)

Kata kunci terkait:
Berita kriminal politik dan olah raga di kabupaten batu bara sumut, ketua pasi labusel 2017, pordasu

Lihat Juga

UNHAR: Workshop Penulisan Buku Ajar Bagi Dosen Fakultas Teknik Dan Komputer

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik dan Komputer, Universitas Harapan Medan (UNHAR) mengadakan Workshop Penulisan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *