Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Konsultasi Publik Jalur Rel KA Labusel, Warga Kecewa Tidak Bahas Ganti Rugi Lahan

Konsultasi Publik Jalur Rel KA Labusel, Warga Kecewa Tidak Bahas Ganti Rugi Lahan

Kotapinang | suarasumut.com    Sejumlah warga merasa kecewa pada saat menghadiri undangan mengikuti Konsultasi Publik Penetapam Lokasi Lahan Pembangunan Jalur Rel Kereta api tiga kecamatan. Lahan yang terkena dampak pembangunan rel Kereta api dari Rantauprapat menuju Kabupaten Labuhanbatu Selatan adalah Kecamatan Silangkitang, Kotapinang dan Kecamatan Torgamba. Acara dilaksanakan di Aula Gedung Santun Berkata Bijak Berkarya milik pemerintah di jalan Lintas Sumatera Bukit Kotapinang, Rabu (30/3).

Zuhri Asisten I Pemerintahan mewakili Bupati H.Wildan Aswan Tanjung.SH.MM sebelumnya meminta maaf kepada seluruh undangan yang hadir atas ketidakhadiran Bupati, Wakil Bupati Kholil Jufri dan Sekdakab Zulkifli.Sip sehubungan sedang bertugas diluar kota.

Dalam pidatonya Zuhri menyampaikan kepada pihak perusahaan agar memberikan ganti rugi nantinya dilakukan dengan sebaik mungkin jangan merugikan masyarakat, kemudian Zuhri berpesan agar para warga agar bisa mengikuti diskusi konsultasi dan mendapatkan penjelasan seterangterangnyanya. “Jangan ada dusta diantara kita,”paparnya

Lanjut Zuhri dalam hal ini pemerintah tidak memiliki kepentingan, pihak pertama langsung melalui tim tehnik, kemudian pihak kedua adalah masyarakat, pemerintah sifatnya netral apalagi tentang tahapan ganti rugi lahan warga tentu ada mekanisme dan sesuai dengan ketentuan, semua nya akan melalui proses tahapan kemudian ada Tim yang akan menghitung masalah harga yang nantinya akan dibayarkan. Tambahnya “Pemerintah sangat mendukung atas pembangunan transportasi Perkereta api an di Labuhanbatu Selatan.

Pada acara tersebut warga mengira ada bembahasan jumlah harga nilai ganti rugi tanah beserta isinya. namun tim tekhnis dari provinsi Sumatera Utara hanya menyampaikan acara yang dilaksanakan tentang konsultasi publik penetapan dan persetujuan warga untuk pembangunan jalur Rel Kereta Api di Labuhanbatu Selatan. Permasalahan ganti rugi pembebasan lahan belum memasuki tahapanya. “Ironisnya sejumlah warga sedikit bingung ketika panitia menyodorkan surat kesepakatan persetujuan untuk ditanda tangani, padahal kami belum tahu berapa nilai harga ganti ruginya,”kata Ibnu kepada awak media.

Ibnu menambahkan, perlu adanya kejelasan dan dipublikasikan pada media agar tidak ada dusta diantara semua seperti yang disebutkan dari pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan. “Pada acara ini saya tidak melihat ada rekan rekan media hadir semestinya panitia mengundang awak media agar dapat dipublikasikan,”kata Ibnu yang ikut menanda tangani surat kesepakatan yang disodorkan panitia melalui kepala lingkungan.(zr/ss-ls)

Kata kunci terkait:
labuhanbatu selatan, jalur kereta api rantau prapat kota pinang, kesimpulan pembangunan rel kerrta api di labusel gimana?, pembangunan rel kreta api di labusel, kereta api labusel, pembebasan lahan kereta api di labuhan batu, Pembangunan rel KAI LABUHAN BATU, rel kereta api labusel, Jalan rel Labuhanbatu, ganti rugi rek kreta api labusel

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...