Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Ketua PHBI Kota Gunungsitoli : Perhatian Pemko Gunungsitoli Kepada Umat Muslim Sudah Maksimal

Ketua PHBI Kota Gunungsitoli : Perhatian Pemko Gunungsitoli Kepada Umat Muslim Sudah Maksimal

Gunungsitoli, suarasumut.com — Anggota DPRD Kota Gunungsitoli yang juga Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) H.Ridwan Saleh Zega menegaskan, perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap umat muslim di Kota Gunungsitoli sudah maksimal.

Dia menyayangkan sikap dan pernyataan oknum berinisial MP di salah satu media online yang mengatakan, Pemko Gunungsitoli dibawah kepemimpinan Drs.Martinus Lase, M.Sp kurang memperhatikan, dan tidak mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan umat muslim di Kota Gunungsitoli.

Hal tersebut ditegaskan Ketua PHBI Kota Gunungsitoli H.Ridwan Saleh Zega kepada sejumlah wartawan, ketika ditemui di kantor DPRD Kota Gunungsitoli, Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Kamis (10/9).

Menurut Ridwan, pernyataan MP di salah satu media online yang mengatakan Drs.Martinus Lase, M.Sp hanya memanfaatkan umat muslim untuk mencapai kemenangan dan melupakan umat muslim setelah duduk sebagai Wali Kota Gunungsitoli, itu hanya berupa uneg uneg yang tidak dapat dibuktikan, serta dapat menimbulkan sara.

“Saya menyayangkan pernyataan MP di salah satu media online, karena pernyataan tersebut juga tidak menghargai upaya saya selama ini untuk memperjuangkan kepentingan umat muslim di Kota Gunungsitoli. Sepertinya, apa yang sudah saya perjuangkan mati matian dan kerap berseteru dengan sesama anggota DPRD tidak ada,” tegas Ridwan Zega.

Ridwan memaparkan, Wali Kota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase, M.Sp sejak tahun 2011 cenderung lebih mengutamakan, dan mendukung kegiatan agama Islam di Kota Gunungsitoli.

Hal tersebut bisa dibuktikan, dimana setiap anggaran untuk kegiatan agama Islam di Kota Gunungsitoli yang diajukan ataupun dia sarankan di DPRD Kota Gunungsitoli, tidak pernah ditolak Pemko Gunungsitoli.

Perwakilan Umat Muslim Untuk Eselon II

Mengenai janji Drs.Martinus lase, M.Sp menempatkan perwakilan muslim dalam jabatan strategis di Pemko Gunungsitoli, Ridwan meyakinkan jika sudah dilaksanakan. Ada tiga orang perwakilan umat muslim yang duduk pada jabatan eselon II yakni, Kepala Dinas Sosial Kota Gunungsitoli Basra Zebua, Kepala BPM, PP, KB dan Pemdes Kota Gunungsitoli Arham Dusky Hia dan Asisten Setda Kota Gunungsitoli Abdul Majid Chaniago.

Di tataran pemerintah kecamatan, ada Camat Gunungsitoli Utara Darni Tanjung. Pada tingkat Lurah, dari tiga kelurahan di Kota Gunungsitoli, Lurah Ilir dan Lurah Saombo dijabat perwakilan dari muslim Abu Bakar Sidik Hia dan Alm.Faturahhman, begitu juga pada jabatan strategis lainnya di tingkat eselon III dan IV.

Pelaksanaan MTQ Kurang Dukungan dan Serba Dadakan

Mengenai pelaksanaan MTQ di Kota Gunungsitoli, Ketua PHBI mengungkapkan jika sebelum pemekaran Kota Gunungsitoli dan Wali Kota Gunungsitoli dijabat Drs.Martinus Lase, M.Sp, 16 tahun umat muslim Pulau Nias, khususnya Kota Gunungsitoli menunggu dilaksanakan MTQ.

Setelah Drs.Martinus Lase, M.Sp duduk sebagai Wali Kota Gunungsitoli, tiap tahun umat muslim menikmati pelaksanaan MTQ yang dananya bersumber dari Pemko Gunungsitoli. Untuk tahun 2015, Pemko Gunungsitoli menggelontorkan dana MTQ sebesar Rp 170 juta dan tahun 2016, Wali Kota dan Ketua DPRD telah berjanji menambah dana pelaksanaan MTQ sebesar Rp 300 juta.

Mengenai pernyataan MP, Pemko Gunungsitoli kurang memberi dukungan pada pelaksanaan MTQ sehingga semua serba dadakan dan peserta kurang pembinaan, menruut Ridwan tidak benar. Mengenai kurang persiapan dan serba dadakan, seharusnya yang disalahkan adalah panitia dan bukan Wali Kota Gunungsitoli.

“Kita akui, pelaksanaan MTQ kurang persiapan dan dadakan. Tetapi, yang salah dalam hal tersbeut adalah panitia pelaksana, bukan Pemko Gunungsitoli. Tiap tahun Pemko Gunungsitoli hanya mendukung pendanaan, bahkan tahun 2014 lalu wakil kita menjadi juara I kategori dewasa pada MTQ tingkat Propinsi Sumatera Utara,” terang Ridwan.

Dia menambahkan, dukungan Pemko Gunungsitoli terhadap umat muslim sudah dilakukan sejak tahun 2011, hal tersebut telah dibuktikan dengan bantuan yang diberikan setiap perayaan hari besar Islam seperti Hari Raya Idul Fitri dengan melakukan takbiran, dan Hari Raya Idul Adha dengan menyumbang kurban ke sejumlah mesjid.

Bantuan lainnya diberikan kepada organisasi organisasi Islam di Kota Gunungsitoli, pembangunan lokal MIS Muhammadiyah, pembangunan MTs swasta Islami Center di Olora, pembangunan lokal Mis Annur di Desa Afia, pembangunan pagar MTs negeri Gunungsitoli pembangunan pagar Islami center desa Olora dan tahun ini sedang dilakukan pembangunan 2 lokal MTs Negeri Gunungsitoli.

Pengiriman Jemaah Haji Kota Gunungsitoli

Soal janji mengirim jemaah haji, menurut Ridwan, Wali Kota Gunungsitoli bukan tidak menepati janji. Namun, nomenklatur untuk anggaran tersebut sudah dihapuskan, sehingga tidak dimungkinkan.
“Seandainya dimungkinkan dalam anggaran, pasti para jemaah haji tidak bisa diberangkatkan sesuai jadwal yang kita tentukan. Pemberangkatan jemaah haji ditentukan berdasarkan nomor, jika Pemko Gunungsitoli telah menentukan yang berangkat, tetapi nomornya tidak masuk dalam kuota haji, maka dia tidak bisa berangkat hingga habis masa anggaran,” tutur Ridwan.

Namun, Pemko Gunungsitoli telah membantu para jemaah haji Kota Gunungsitoli dalam bentuk lain mulai tahun 2014, dimana biaya para jemaah haji dari Gunungsitoli dan penginapan sebelum diterima di asrama haji, semua ditanggung Pemko Gunungsitoli. Begitu juga sebaliknya dilakukan apabila jemaah haji Kota Gunungsitoli kembali ke tanah air atau Kota Gunungsitoli.

“Tahun ini, Wali Kota Gunungsitoli telah mengirim dua orang perwakilan umat muslim untuk umroh. Jadi, semua pernyataan MP tidak benar dan saya mengimbau umat muslim untuk tidak terprovokasi, karena Pemko Gunungsitoli tidak pernah melupakan umat muslim dan tetap mendukung kegiatan agama Islam sejak tahun 2011 hingga kini,”imbau Ridwan. (ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
M p shajapur destik polay teasil sukha gusit he, surat pemberitahuan dari lurah ilir gunungsitoli

Lihat Juga

Kapolres : Anggota Polres Labuhanbatu Yang Beck-Up Judi Lapor Ke- Saya

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Polres Labuhanbatu terus gencar memburu pelaku perjudian diwilayah hukumnya. Terbukti dengan ...