Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› KEPSEK SMPN DILAPORKAN KARENA BOCORKAN SOAL UN

KEPSEK SMPN DILAPORKAN KARENA BOCORKAN SOAL UN

GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Diduga membocorkan soal dan menjual jawaban Ujian Negara ( UN ) sebesar Rp 475 ribu kepada siswa pada tahun 2013, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara MH dilaporkan Ormas FKI-1 ke Mapolres Nias.

Selain Kespek, Ormas FKI-1 juga melaporkan Guru GTT yang merangkap sebagai Bendahara Ujian AL ( Pendeta Gereja BNKP Distrik 55 Fabaliwa ) dan Guru GTT SH serta AG karena ikut terlibat.

Pelapor Septianus Telaumbanua dari Ormas FKI-1 ketika ditemui suarasumut.com saat mendampingi saksi untuk memberikan keterangan di Mapolres Nias, Rabu (1 6/4/2014 ), membenarkan jika dia telah melaporkan Kepsek SMP Negeri 3 ATM MH, Bendahara Ujian AL ( Pendeta Gereja BNKP distrik 55 Fabaliwa ), serta Guru GTT SH dan AG karena membocorkan soal UN tahun 2013 dan menjual jawabannya kepada siswa.

Modus yang dilakukan para pelaku menurut Septianus adalah untuk mencari keuntungan dengan menjual jawaban UN seharga Rp 475 ribu, dimana uang tersebut dipungut kepada orang tua siswa dengan dalih uang ujian.

Saksi yang tidak mau menyebutkan namanya usai diperiksa di Mapolres Nias membeberkan kepada suarasumut.com, penggandaan soal UN tahun 2013 dilakukan di rumah Kepsek MH, Guru GTT merangkap Bendahara Ujian AL, SH dan AG, Sabtu 20 April 2013 pukul 23.00 wib.
Dalam melakukan aksinya, ke empat pelaku menurut saksi terlebih dahulu membuka amplop pembungkus soal UN yang masih disegel tulisan Dokumen Negara, lalu menggandakan soal tersebut dengan printer milik Bendahara Ujian AL dan Kespek ( milik sekolah ). Soal yang telah digandakan kemudian dibawa kerumah oleh masing oleh Guru GTT untuk membuat jawaban, dan saat UN berlangsung kunci jawaban tersebut dibagi kepada siswa SMP Negeri 3 ATM yang mengikuti UN.

Dia juga mengakui menyaksikan kejadian tersebut bukan hanya dia sendiri, bahkan sempat mengabadikan/memotret moment tersebut, dan hasilnya telah diserahkan kepada Ormas FKI-1 sebagai bukti.

AKP Arifieli Zega, SH kasat Reskrim Polres Nias yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Kamis ( 17/04 ) membenarkan telah menerima laporan tersebut, dan menjelaskan jika kasus tersebut sedang dalam tahap penyelidikan.
MH yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler untuk menanyakan kebenaran hal tersebut, Kamis ( 17/04 ), mengatakan tidak bisa menjawab, karena itu urusan mereka yang melaporkan.

Hal serupa juga dilakukan Bendahara Ujian AL yang juga dihubungi wartawan melalui telepon seluler, dimana dia mengatakan untuk menanyakan saja hal tersebut kepada Polisi, karena Polisi yang tahu, dan juga mengatakan jika wartawan juga tahu mungkin lebih tahu.( sp/ss/gs )

Kata kunci terkait:
soal ujian thn 2016 dan kunci jawabannya di smp negeri 6 tebing tinggi, kunci jawaban smp negeri 6 binjai, Soal soal UN SMPN 4 GUSIT 2017, soal un dan kunci jawaban otoritas jasa keuangan

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...