Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kepala Dan Sekretaris Dinas Cipta Karya Diduga Jarang Ngantor

Kepala Dan Sekretaris Dinas Cipta Karya Diduga Jarang Ngantor

Rantauprapat, suarasumut.com – Kepala dan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sangat sulit ditemui di kantornya. Hal tersebut mengakibatkan terkendalanya pelayanan terhadap masyarakat dan mengindikasi kedua pejabat teras di lingkungan Dinas Cipta Karya itu malas masuk kantor.

Hasil pantauan suarasumut.com hingga Senin (9/2), jumlah PNS dan tenaga honorer yang mengisi daftar hadir pada Dinas Cipta Karya pada pukul 09.50 WIB hanya sekitar 21 orang. Sedangkan ruangan kerja Kepala Dinas, Mas’ud ST dan Sekretaris-nya Zulkarnaen terlihat gelap gulita dan dalam kondisi pintu terkunci.

Berdasarkan konfirmasi kepada Kabag Humas Pemkab Labuhanbatu, Sugeng mengaku, jam kerja PNS di lingkungan Pemkab Labuhanbatu mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.15 WIB. Sedangkan jam istirahat mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. “Jam kerja mulai pukul 7.30 hingga pukul 4.15 sore. Jam isntirahat pukul 12 hingga pukul 1,” kata Sugeng beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi melalui selulernya.

Ditanya terkait pengawasan disiplin PNS, Sugeng menyebutnya merupakan tugas atasan masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sementara, ditanya pengawasan disiplin PNS jika Kepala SKPD terkait tidak berada dikantor, Sugeng mendalihkan adanya kegiatan-kegiatan diluar kantor. “Atasan masing-masing. Kalau gak ada di kantor, itu karena ada kegiatan di luar,” kilah Sugeng.

Secara terpisah, tokoh muda Labuhanbatu, Marulin Hasibuan menyebutkan, ketidak disiplinan PNS atas jam kerja dapat berdampak terhadap kwalitas pelayanan dan juga kwalitas kerja. Untuk Dinas Cipta Karya misalnya, sebut Marulin, pelayanan public atas pengaduan masyarakat sangat kecil harapan ditanggapi jika pejabat berkompoten tidak berada ditempat dan sulit ditemui. “Pelayan public itu bukan hanya semata-mata melayani kebutuhan masyarakat, tapi juga melayani pengaduan masyarakat agar kwalitas kerja instansi terkait semakin baik. Jika pemegang kebijakan sulit ditemui dan mandat tugas tidak diserahkan kepada bawahan saat keluar kantor, kepada siapa masyarakat mengadu?” kata Marulin Hasbi Hasibuan.

Untuk itu, Marulin Hasbi Hasibuan menyebutkan, para pejabat teras di masing-masing SKPD sulit dijumpai merupakan keluhan lama masyarakat. Hal tersebut, lanjutnya, dikarenakan Bupati Labuhanbatu, dr Tigor Panusunan Siregar tidak serius dalam mendisiplinkan jajarannya. “Sulit menjumpai kepala SKPD merupakan bukti rendahnya kesadaran PNS di Pemkab Labuhanbatu atas kewajibannya. Bupati dr Tigor Panusunan Siregar seyogyanya mengintruksikan Sat Pol PP dan Inspektorat untuk bekerja mengawasi kedisiplinan PNS,” kata Marulin Hasi Hasbuan. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
dinas cipta karya sumatera utara, julius Kepala bidang Dinas Cipta Karya Kabupaten Labuhanbatu, kadis cipta karya taput, alamat cipta karya rantau prapat, dinas cipta karya pematangsiantar, honorer dinas perukim pemkab dairi, jam kerja pns labuhan batu

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...