Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kepala BNN : Peredaran Narkoba Di Sumut Tinggi

Kepala BNN : Peredaran Narkoba Di Sumut Tinggi

Tebingtinggi | suarasumut.com  – Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Provinsi Sumatera Utara ini terbilang cukup tinggi untuk tingkat nasional dari 14 juta penduduknya 350.000 orang merupakan pengguna .

Hal ini disampaikan Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara Brigjen Andi Loedianto pada acara coffee morning usai upacara gabungan ASN, TNI, Polri di gedung Hj.Sawiyah yang dihadiri Pj.Walikota H.Zulkarnain dan unsur FKPD Tebingtinggi, Senin (17/4).

Disampaikan Andi Loedianto, ukuran narkoba yang masuk ke sumatera utara ini dan beredar bukan lagi Kilogram (Kg) tetapi sudah merupakan ton dan selama tahun 2015 kemarin ada 219 ton dan yang berhasil ditangani baru 2,6 persen saja.

“Jadi tidak mungkin semua kasus narkoba itu hanya ditangani oleh aparat Polisi atau BNN atau juga TNI saja, kita semua masyarakat harus mau ambil peduli, apalagi kita tau narkoba selalu mengajak teman dan ini bisa terhadap siapa saja,”ujar Andi Loedianto.

Dikatakan Ka BNN Provsu, setiap warga masyarakat tidak boleh hanya mendiamkan saja bebas berkembang penyalahgunaan narkoba dilingkungannya, dan karena saling mendiamkan itulah akibatnya peredaran semakin tinggi.

Mendiamkan karena rasa kasihan terhadap para pelakunya,dengan berbagai pertimbangan, anaknya nanti enggak makan, atau enggak sekolah, atau nanti pegawainya dipecat, akhirnya enggan melaporkannya atau mengambil sikap.

“Hal semacam ini tidak boleh terjadi, dan jangan takut untuk melaporkannya karena pelapornya dilindungi oleh Undang-Undang dan tidak boleh dijadikan sebagai saksi pelapor, yang menjadi saksi itu petugas yang menangkapnya, itu kata UU bukan kata Ka.BNN Provsu lho,”ucapnya.

Andi Loesiono berharap semua elemen dan tokoh masyarakat, agama ikut bersama-sama mencegahnya, seperti misalnya para tuan kadi mewajibkan warga yang menikah lebih dahulu harus tes urine, sebaiknya mencegahnya lebih awal.

“Untuk Kota Tebingtinggi kami memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kota yang telah membentuk tim P4GN dan bahkan sudah melakukan beberapa kali aksinya, baik itu penyuluhan maupun dalam tindakan oprasinya,”terangnya.

“Saya baca dan ikuti perkembangannya di Tebingtinggi, dan disini ada sekitar 300 an orang pengguna narkoba, kita harus terus berupaya mencegahnya, dan saya berharap tim ini terus bekerja sesuai tugasnya dengan mengikut sertakan stokeholder,”tambahnya.

Sebelumnya Pj.Walikota H.Zulkarnain menyampaikan bahwa Tebingtinggi sudah membentuk tim P4GN, dan telah pula melaksanakan programnya baik penyuluhan maupun penindakan, dan yang paling baru berhasil mengamankan 6 ons narkotika jenis sabu bersama bandar dan pemakainya.

Untuk pelaksanaan penyuluhan setiap hari senin dalam upacara di sekolah-sekolah diprogramkan dan sudah dilaksanakan para pimpinan SKPD secara bergilir menjadi pembina upacara, sekaligus menyampaikan pesan-pesan terhadap para pelajar tentang bahaya narkoba.

Pada acara tersebut juga dilakukan pemeriksaan urine terhadap 133 orang CPNS yang bertugas di Pemerintah Kota Tebingtinggi yang dilakukan oleh BNN Kota Tebingtinggi.

Dalam sesi tanya jawab Ketua FKDM Tebingtinggi Ngemat Sitepu menyampaikan penyebab engganya masyarakat melapor, meskipun dilindungi UU, tetapi oknum petugas selalu membisikannya kepada yang dilapor, dan ini membuat warga khawatir melaporkannya.

Menjawab hal ini Kepala BNN Provsu, jika hal ini sampai terjadi dilakukan oknum petugas segera laporkan kepada atasannya. “Dan saya secara lengkap dan jelas, jika terbukti kita akan mengambil tindakan tegas, tanpa kecuali,”jawabnya tegas.(ag/ss-tt)

Kata kunci terkait:
bahaya bersama makan dengan orang pengguna sabu sabu

Lihat Juga

Kabupaten Karo Terima Piagam Penghargaan HAM

Karo | suarasumut.com  –  Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia tahun 2017, mengangkat tema “Kerja ...