Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kejari Sei Rampah Tahan Kakan Lingkungan Hidup

Kejari Sei Rampah Tahan Kakan Lingkungan Hidup

Serdangbedagai | suarasumut.com  –  Kejaksaan Negeri Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya menahan Kakan Lingkungan Hidup Serdang Bedagai Drs.Saparwin Siregar, Rabu (10/2).

Sesuai dengan audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) perwakilan Sumut yang intinya Negara dirugikan, sehingga terjadinya Tindak Pidana Korupsi Proyek pengadaan Mesin Pencacah Sampah Dinas Kantor Lingkungan Hidup Serdang Bedagai Tahun Anggaran 2012.

Faktanya, Kantor Lingkungan Hidup Sergai Tahun Anggaran 2012 melakukan lelang tender Proyek Pengadaan Mesin Pencacah Sampah pagu proyek senilai Rp. 505.750,000,-. Diduga keras terjadinya Korupsi Berjamaah dan terindikasi proyek fiktip yang mengakibatkan kerugian negara lebih kurang Rp 400 juta lebih.

Hal ini disampaikan Kejari Sergai Erwin Panjaitan SH di Kantor Kejari Sei Rampah, Sergai, Rabu(10/2).

Lebih lanjut disampaikan Kejari Erwin, bahwa Kejari Sei Rampah telah melakukan penahanan terhadap Kakan Lingkungan Hidup Saparwin Siregar.  “Ini kami lakukan setelah melakukan pemanggilan selama 3 kali, dan pada saat pemanggilan yang ke 4 baru kami nyatakan penahanan terhadap Saparwin,”imbuh Kejari.

“Dan Saparwin telah kita tahan dan dikirim ke LP Tanjung Kusta sebagai tahanan negara, terkait para rekanan kita akan melakukan proses persidangan, dan pada saat ditanya tentang inisial rekanan Kejari tidak bersedia menyatakan inisial rekanan tersebut,”sambung Kejari.

“Saparwin dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Tipikor No 20 Tahun 2001 Pasal 2, dengan ancaman minimal 4 tahun penjara,”jelas Erwin Panjaitan.

Terpisah, Ketua LPKH-RI Sugito menyampaikan terimakasih kepada Kejari, agar semua pihak sama-sama menghormati proses hukum, dan bagi pejabat yang ada di Sergai dalam menggunakan anggaran Negara baik APBD maupun APBN agar bertindak ekstra hati-hati, karena para pejabat telah menganggap benar namun dari sisi hukum memandang perbuatan itu salah. “Yang jelas intinya agar jangan melanggar dari koridor hukum yang dapat merugikan keuangan negara yang berakibatkan rakyat melaratnya,”pungkas Gito.(as/ss/sb)

Kata kunci terkait:
saparwin siregar

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...