Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kejari Rantauprapat Giat Berantas Korupsi, Oknum JPU Diduga Sibuk Terima Upeti

Kejari Rantauprapat Giat Berantas Korupsi, Oknum JPU Diduga Sibuk Terima Upeti

Rantauprapat , suarasumut.com – KEPALA Kejaksaan Negeri Rantauprapat yang di pimpin, Hermon Dekristo,SH,MH banyak pihak menilai tampaknya tidak ada tawar menawar soal tindak pidana korupsi, oleh karena itu, sejumlah kalangan yang mengatas namakan pegiat anti korupsi baru-baru ini memberikan piagam penghargaan dari berbagai elemen.

Dalam kegigihannya dalam memberantas Korupsi di Labuhanbatu raya ini, dibuktikan baru sekitar delapan bulan menjabat Kajari, ia sudah dapat menjerat tersangka korupsi, seperti bendahara KPU Labura yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka.

Parahnya, meski isu gonjang-ganjing diluaran kalau para para penjilat pejabat yang ingin suap Kajari agar periuknya tidak diperiksa. Namun tampaknya beliau masih gigih dalam memberantas korupsi hingga saat ini.

“Biarkan saya bekerja sesuai dengan pungsi saya. Meskipun banyak yang mau ini, mau itu, kalau melakukan kesalahan harus diproses. Dengan dilakukannya seperti ini mudah-mudahan tiga kabupaten yang saya pimpin ini dapat lebih baik nantinya,”tegas Hermon belum lama ini pada wartawan suarasumut.com.

Dikatakannya, dalam kinerja yang dilakukannya beberapa bulan ini dengan menjerat beberapa tersangka ini masih tahap awal, karena masih banyak yang belum dibenahi.

”Wah banyak yang bilang meskipun tidak langsung ke telinga, sadis kali kajari yang sekarang ini, padahal saya bagus kok berteman, tapi kalau kinerja ya harus kinerja,”terang Hermon.

“Parahnya lagi, baru-baru ini ada yang jual nama saya dengan cara meminta uang pada pejabat agar salah satu kasus diamankan, waduh ngeri juga ya. Saya pertegas saya tidak pernah minta uang dari pejabat. “Kalau ada orang yang meminta uang mengatas namakan saya itu bukan saya, dan kalau pejabatnya berikan itu kesalahan dari pejabatnya, kok mau ngasih apa sudah pasti saya yang minta uang?,”cetus Hermon sembari senyum.

Namun kepemimpinan Hermon yang dikenal dengan giat berantas korupsi tampaknya bertentangan dengan anggotanya yang kerap diserbu keluarga terdakwa pada saat menjalankan proses persidangan. Tak tanggung oknum jaksa dituding minta upeti terhadap keluarga terdakwa, diduga untuk memperingan tuntutan.

Seperti hal yang ditudingkan Almaidah HSB warga Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan di Pengadilan Negeri Rantauprapat (28/1) pada oknum Jaksa NR. Karena tidak dapat mengindahkan permintaan oknum tersebut hingga oknum memberikan tuntutan tujuh tahun atas kasus narkoba jenis ganja.

Padahal menurut Almaidah, jika ia dapat memberikan permintaan NR (upeti), sepupunya Arman yang terlibat kasus narkoba dengan barang bukti satu linting ganja tuntutannya pasti tidak setinggi itu. Keyakinannya itu diperkuatnya adanya terdakwa lain dengan BB 2 hingga sampai 9 kilogram hanya dituntut 2 tahun penjara.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...