Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kasus Penganiayaan Aktivis Labuhanbatu Ngendap Di Polres?

Kasus Penganiayaan Aktivis Labuhanbatu Ngendap Di Polres?

Rantauprapat, suarasumut.com – Kasus penganiayaan yang menimpa salah seorang aktivis Aliansi Penyelamatan Indonesia (API) Kabupaten Labuhanbatu Agus Jamaluddin Dasopang terkesan di peti es kan pihak Polres Labuhanbatu.

Pasalnya, kasus penganiayaan yang dilakukan bos mafia BBM dinilai lamban di usut pihak Kepolisian Resort Labuhanbatu, karena sudah sembilan hari terhitung berdasarkan STPL :P/725/V/2015/SU/Res-LBH Tanggal 17 Mei 2015,namun belum juga ada tindakan hukum bagi pelaku (TL) bos mafia BBM subsidi ini.

Menurut penuturan Agus warga Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara kepada M 24 di Rantauprapat, pristiwa penganiayaan yang menimpa dia dan keluarganya terjadi pada tanggal 17/5 sekira pukul 21.00 wib, saat itu ia beserta istri dan anaknya sedang asik nonton TV.

Tiba-tiba saja sebuah mobil berhenti tepat di depan rumahnya, lantas dari dalam mobil yang tidak dikenalnya itu turun dua orang pria yang diketahui salah satunya berinisial TL bos mafia BBM jenis solar dan pemilik percetakan buku.

Sesampainya didepan pintu rumah Agus TL lalu dengan nada tinggi mengatakan, “kau lapor ke polisi masalah minyakku ya..!”sebut Agus menirukan kata-kata TL, seraya memukul bagian wajah Agus dan di ikuti oleh seorang rekan TL.

Saat itu juga Agus tersungkur , melihat kondisi Agus kemudian istri nya yang melihat pristiwa tersebut mencoba menolong, namun sang istri pun kemudian ditendang TL dengan kakinya tepat di betis kanan.

Mendengar keributan ini sontak membuat warga sekitar berdatangan untuk melerai keributan tersebut, dan meminta TL segera pergi dari rumah Agus, kemudian selang beberapa menit TL dan teman-temanya yang berjumlah empat orang tersebut pergi meninggalkan Agus sambil melontarkan kata-kata, “kau pikir aku bisa ditangkap polisi..!”tiru Agus.

Ketika dikonfirmasi melalui selulernya guna mempertanyakan prihal lambannya penanganan kasus yang menimpa aktivis tersebut, Kapolres Labuhanbatu AKBP.Teguh Yuswardie,Sik enggan membalas isi pesan singkat yang dilayangkan awak media kendati pesan dimaksud tertanda terkirim.(ta/ss/lb)

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...