Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Kasus Penganiayaan Aktivis Gunungsitoli Atensi Poldasu

Kasus Penganiayaan Aktivis Gunungsitoli Atensi Poldasu

Gunungsitoli| suarasumut.com  —  Kasus penganiayaan terhadap aktivis Suarnatal Waruwu yang diduga dilakukan pengusaha keturunan tionghoa KH alias WS jadi atensi Polisi Daerah Sumatera Utara.

Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polisi Resor Nias saat ini sedang menunggu panggilan dari Polda untuk kembali menggelar kasus penganiayaan terhadap Suarnatal Waruwudi Polda Sumatera Utara.

Hal tersebut diungkapkan Kanit I, Sat Reskrim Polres Nias Ipda.Sugiabdi saat mendampingi Kapolres Nias AKBP.Erwin Horja H Sinaga, SH, S.Ik menerima sejumlah pengunjukrasa di aula eksekutif Mapolres Nias, Senin (12/3).

Menurut Ipda.Sugiabdi, Polisi sudah melakukan cek tempat kejadian perkara, dan memeriksa sebanyak 17 orang saksi dalam kasus tersebut.

“Sebenarnya dalam kasus ini pemeriksaan 17 orang saksi sudah terlalu banyak, tetapi itu kami lakukan karena kasus ini atensi, dan beberapa kali kami disurati dari Polda Sumatera Utara, bahkan gelar perkara dan konfrontir terkait kasus ini dilakukan di Polda,” ucapnya.

Dia menerangkan, dalam kasus penganiayaan tersebut masih belum ditetapkan siapa yang menjadi tersangka, dan kasus tersebut akan digelar kembali dan tinggal menunggu jadwal dari Polda.

Kapolres Nias AKBP.Erwin Horja H Sinaga, S.IK di tempat yang sama menegaskan, penanganan kasus di Mapolres Nias selalu terbuka, dan mereka sebagai penegak hukum tetap dalam pengawasan.

“Semua boleh bertanya, dan kami harap penyampaian pertanyaan di Polres Nias dilakukan secara tertib,” ujarnya.

Selain itu, Kapolres Nias memberitahu, dalam penyelidikan, mereka menjunjung tinggi praduga tak bersalah, dan semua harus ada fakta dan didukung mekanisme.

Sebelumnya, sejumlah aktivis mendatangi Mapolres Nias dan berunjukrasa meminta agar Polres Nias menetapkan KH alias WS pengusaha keturunan tionghoa sebagai tersangka dan ditahan, karena telah menganiaya aktivis Suarnatal Waruwu Desember yang lalu.(al/ss-gs)

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.