Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kasus Pembangunan Kantor Bupati Nisut : BPKP Lakukan Observasi Lapangan Dalam Waktu Dekat

Kasus Pembangunan Kantor Bupati Nisut : BPKP Lakukan Observasi Lapangan Dalam Waktu Dekat

Gunungsitoli, suarasumut.com  —  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara akan turun dan melakukan observasi lapangan pada bangunan kantor Bupati Nias Utara di Desa Fadoro Fulolo, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara.

Observasi lapangan oleh BPKP Perwakilan Sumatera Utara merupakan tindaklanjut dari ekspost kasus yang telah digelar BPKP Perwakilan Sumatera Utara bersama penyidik Kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I tahun 2012 dan tahap II tahun 2013.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Junius Zega, SH, MH kepada wartawan, ketika ditemui di ruang kerjanya yang terletak di kantor Kejari Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kota Gunungsitoli, Rabu (2/9).

“Setelah tim ahli turun beberapa hari yang lalu, kita langsung memeriksa sejumlah saksi yang terkait dalam proyek pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahun anggaran 2012. Kita prioritaskan dahulu pemeriksaan saksi pada pembangunan tahap I, dan setelah semua selesai, baru kita lanjutkan pada pembangunan tahap II,” terang Kasipidsus kepada wartawan.

Kepada wartawan, Junius memberitahu, usai memeriksa seluruh saksi yang terkait, penyidik Kejari Gunungsitoli melakukan koordinasi dengan BPKP Perwakilan Sumatera Utara. BPKP Perwakilan Sumatera Utara kemudian mengundang penyidik Kejari Gunungsitoli untuk melakukan ekspost, Senin (24/8).

Tindaklanjut dari pelaksanaan ekspost, BPKP perwakilan Sumatera Utara akan turun langsung melaklukan observasi lapangan pada proyek pembangunan kantor Bupati Nias Utara.

Penyidikan Pembangunan Tahap I Dan Tahap II Pisah

Menurut Junius, penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I dan tahap II dilakukan secara terpisah atau tidak satu berkas. Penyidik akan merampungkan dahulu penyidikan pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I atau tahun anggaran 2012, kemudian melanjutkan pada pembangunan tahap II atau tahun anggaran 2013.

Pada pemberitaan sebelumnya, telah dibeberkan jika pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I, tahun anggaran 2012, dikerjakan oleh PT.Arta Graha Nauli menggunakan sistem kontrak tahun jamak. Pagu dana pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap I adalah 2.989.270.000, dan PPKnya Arifin Hulu.

Pembangunan tahap II, tahun anggaran 2013, dilaksanakan PT.Duta Unggul Sarana menggunakan sistim kontrak tahun tunggal. Pagu dana pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahap II Rp 3.981.000.000, dan dengan PPKnya adalah Arfan Zalukhu.(ih/ss/nu)

Kata kunci terkait:
kasus bupati nias utara, Bupati nias utara, herman bpkp asahan

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...