Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Bupati Nisut Naik Sidik

Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Bupati Nisut Naik Sidik

Gunungsitoli, suarasumut.com — Kejaksaan Negeri Gunungsitoli meningkatkan kasus penyelidikan dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Nias Utara tahun 2012 dan 2013 ketingkat penyidikan. Kejari Gunungsitoli akan memeriksa sejumlah pihak terkait guna penyidikan lebih lanjut.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Parningotan Bakkara, SH, MH kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya di Kantor Kejaksaan negeri Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Rabu (12/8).

Menurut Kajari, sebelum naik ke tingkat penyidikan, tim penyidik Kejaksaan Negeri Gunungsitoli telah melakukan ekspost, dan dari hasil pelaksanaan ekspost, penyidik akhirnya meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan pada tanggal 6 Agustus 2015.

Dia mengungkapkan, dalam kasus tersebut, Kejari Gunungsitoli telah mengantongi kerugian negara, namun, dia belum bisa mengungkapkan ke publik.

“Kita telah mengantongi indikasi kerugian negara dalam kasus pembangunan kantor Bupati Nias Utara, namun untuk saat ini, kita belum bisa mengungkap ke publik. Kita juga harus mendatangkan tim teknik untuk menghitung volume pekerjaan dan penghitungan rill dari BPK-RI atau BPKP,” tutur Kejari Gunungsitoli.

Tindakan selanjutnya menurut Kajari, penyidik akan melakukan penyegelan bangunan kantor Bupati Nias Utara di Desa Fadoro Fulolo, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara. Setelah melakukan penyegelan, penyidik akan melakukan penggeledahan hingga penetapan tersangka.

Untuk diketahui, pada berita sebelumnya tim ahli Kejari Gunungsitoli sedang melakukan penghitungan kerugian negara pada proyek pembangunan kantor Bupati Nias Utara yang dikerjakan PT.Arta Graha Nauli tahun 2012 menggunakan sistim kontrak tahun jamak dengan anggaran sebesar Rp 2.989.270.000 dan PT.Duta Unggul Sarana tahun 2013 menggunakan sistim kontrak tahun tunggal dengan anggaran sebesar Rp 3.981.000.000.(ih/ss/nu)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *