Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› KASUS DPPID NIAS UTARA MANDEK, KAJARI GUNUNGSITOLI DI DESAK MUNDUR

KASUS DPPID NIAS UTARA MANDEK, KAJARI GUNUNGSITOLI DI DESAK MUNDUR

IMG_9719GUNUNGSITOLI, suarasumut.com — Akibat kasus DPPID Kabupaten Nias Utara dan sejumlah kasus Korupsi lainnya di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli mandek, Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Edi Sumarno, SH, MH diminta untuk mundur dari jabatannya.

Desakan agar Kajari Gunungsitoli Edi Sumarno mundur dari jabatannya dilontarkan oleh sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI ) Cabang Nias Santo Thomas Morrus pada aksi unjukrasa yang digelar di depan kantor Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Jalan Soekarno Kota Gunungsitoli, Jum’at ( 25/04 ).

Mahasiswa juga menuding penegakkan hukum di Kejari Gunungsitoli sudah mengangkangi nilai nilai keadilan terhadap para pelaku korupsi yang merugikan negara hingga millyaran rupiah. Para koruptor juga menurut mahasiswa merajalela dan berkeliaran di seluruh lapisan masyarakat karena hukum mampu dibayar dengan uang.

Akibatnya, masyarakat semakin gelisah terhadap nilai keadilan dan kebenaran yang semakin lama semakin luntur dibuat oleh Kejari Gunungsitoli dan hukum kini dijual oleh kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dan dibeli oleh kaum pemodal dan koruptor.
Sehingga kondisi tersebut menurut mahasiswa yang membuat Kajari Gunungsitoli Edi Sumarno, SH, MH tidak layak memimpin lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Dalam aksinya, Mahasiswa menjabarkan 14 kasus yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, namun tidak ada tindak lanjut atau proses hukum hingga saat ini, yakni kasus dugaan korupsi Dana PPID Kabupaten Nias Utara, kasus Dana Bos/Dak Nias Barat, kasus Dinas PU Nias Barat, Kasus Dinas Pertanian Nias Barat, kasus Dinas kesehatan Nias Barat, Kasus Dinas Pariwisata Nias Barat.
Kasus Alkes Kota Gunungsitoli, kasus Hibah Propinsi Sumut untuk Pilkada Kota Gunungsitoli, Kasus dana Hibah Kabupaten Nias untuk Pilkada Kota Gunungsitoli, Kasus dana Hibah KPU Nias Utara, Kasus Dana pembangunan Dermaga Kecamatan Afulu, Nias Utara, Kasus dana PNPM-MP Desa Hiligodu Hoya, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara dan Kasus pengadaan kendaraan dinas roda empat din Kota Gunungsitoli.

Kajari Dihadiahi Pakaian Dalam wanita

Pada aksi unjuk rasa yang dimulai pukul 10.00 wib dan berakhir pukul 12.30 wib, sesuai pantauan suarasumut.com, mahasiswa yang terus mendesak Kajari mundur dari jabatannya dan dicopot tak kunjung ditemui oleh Kajari Gunungsitoli walau terus melakukan orasi sambil menuding Kajari Gunungsitoli sebagai wanita dan mandul karena tidak bisa menuntaskan kasus korupsi yang telah dilaporkan masyarakat.

Bahkan, mahasiswa memberikan hadiah berupa pakaian dalam wanita ( celana dalam dan Bra ) kepada kajari Gunungsitoli sebagai bukti jika Kajari Gunungsitoli bukan laki laki, melainkan perempuan yang tidak dapat berbuat apa apa.
Karena tak kunjung ditemui oleh kajari, dan mahasiswa juga menolak permintaan pihak Kejari Gunungsitoli yang mengundang lima orang perwakilan mahasiswa untuk berdialog, akhirnya unjukrasa mahasiswa membubarkan dan berjanji akan melakukan aksi unjukrasa dalam beberapa hari kemudian.

Kajari Gunungsitoli yang ingin dikonfirmasi suarasumut.com terkait unjukrasa mahasiswa ternyata tidak berada di kantor, karena sedang melaksanakan tugas keluar daerah.

Sebelumnya, Kasipidsus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Junius Zega, SH, MH telah memberitahu, sejumlah kasus yang dituntut oleh mahasiswa sudah ditangani dan sudah ada penetapan tersangka.
Untuk kasus Alkes telah dilimpahkan ke Kejatisu, sedangkan Dana Hibah Propinsi untuk Pilkada Kota Gunungsitoli dan dana Hibah Kabupaten Nias untuk Pilkada Kota Gunungsitoli telah ditangani Polres Nias. Mengenai dana PPID di Nias Utara, menurut Junius sebelumnya kasus tersebut tidak pernah pernah ditangani bagian Pidsus Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.( sp/ss/gs )

Lihat Juga

Fakultas Teknik UMSU Lakukan Rekrutmen Staff

Medan | suarasumut.com  –  Fakultas Teknik UMSU menjalin kerjasama dengan Incasi Raya Group dan Gunas ...