Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kasat Narkoba Diduga Tak Bernyali Tangkap BD Sabu

Kasat Narkoba Diduga Tak Bernyali Tangkap BD Sabu

Rantauprapat,suarasumut.com – BANDAR sabu di Labuhanbatu yang diduga mempunyai benang merah dengan oknum Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu yang disinyalir tak punya nyali untuk tangkap BD yang mempunyai setoran terhadap bisnis haram tersebut.

Karena dalam kepemimpinan oknum Kasat hampir mencapai dua tahun di Polres Labuhanbatu, BD yang disebut-sebut setor padanya tak pernah tersentuh hukum. Parahnya lagi, isu yang mencuat di seputaran Kota Rantauprapat ini setiap ingin diciduk Polisi Polda oknum BD itu kerap mengetahui kedatangan Polisi Polda.

“Namanya saja sudah setor pastilah dilindungi, kalau tertangkap BD yang setor itu pastilah dia ngoceh kalau bisnis yang dijalankannya itu sudah ada persetujuan dari oknum Polisi,”sebut Fahmi selaku Aktifis Hukum di Labuhanbatu pada suarasumut.com, Senin (23/2).

Menurutnya, untuk membumihanguskan narkoba yang ada di Labuhanbatu jika tidak dimulai dari aparat penegak hukumnya sendiri. Narkoba yang ada di Labuhanbatu tidak akan bisa diberantas, sebab, hilir masuknya narkoba yang ada di Kota Petro Dollar ini diduga direstui aparat itu sendiri.

“Gimana mau diberantas kalau oknumnya saja ikut andil dalam bisnis Haram itu, nangis darahpun kita kalau oknum Polisi masih senang dalam menjalankan bisnis itu nggak bakal habis narkoba di Labuhanbatu ini,”ungkap Pahmi.

Ditambahkannya, tudingan yang menjurus atas terlibatnya oknum Polisi Narkoba yang terlibat bisnis haram itu dapat membersihkan namanya dengan menangkap para BD yang diduga kerap menjual nama perwira di Polres itu.

“Banyak menduga oknum Kasat terlibat, untuk membersihkan tudingan itu diminta agar tangkap BD yang diduga sebut-sebut jual nama kasat itu. Jangan yang tak setor saja ditangkap,”terangnya.

Diberitakan sebelumnya, entah ilmu apa yang digunakan ke empat bandar sabu ini. Pasalnya, setelah narkoba menjadi prioritas utama Kapoldasu Irjen Polisi Eko Hadi Sutedjo, ketiga bandar yakni, H (36) warga Padang Matinggi, WA (41) warga Lingkungan Stasiun MB (38) warga Padang Matinggi dan FL warga Sepakat, masih bebas melenggang dagang narkoba.

Mengapa tidak, beredar rumor di ‘lapangan’, bahwa keempatnya diduga ada memiliki benang merah dengan oknum Kasat Narkoba. “Itu telah menjadi rahasia umum, siapa yang gak kenal H, orang Padang Matinggi yang kaya karena narkoba, bahkan mobil yang belum lama ini ditangkap Intel Kodim yang disebut- sebut milik Kasat Narkoba itu, pernah dipakai si H, berarti dekat dong,”ungkap M.Tanjung yang juga merupakan warga Padang Matinggi di dekat kediaman H.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Zulkarnain SH, ketika dikonfirmasi terkait adanya bandar narkotika yang belum ditangkap mengatakan akan melakukan cek informasi tersebut tanpa memberikan komentar terkait adanya dugaan koordinasi sejumlah bandar narkoba dengan pihaknya.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie SIK, MH, Minggu (22/2), yang juga komit memberantas narkoba menegaskan akan melakukan tindakan. “Terimakasih informasinya akan saya lidik dan cek kebenarannya dari info tersebut,”jawab Teguh melalui pesan singkat.(ao/ss/rp)

Kata kunci terkait:
sabu di ajamu di tangkap, penangkapan narkoba di padang matinggi rantau prapat, penangkapan bandar narkoba di rantau prapat, penangkapan bandar narkoba 2015 di padang, nama perwira polresta sibolga yang terlibat narkoba, nenangkapan narkoba di padang matinggi, penangkapan narkoba di padang matinggi, Kasat narkoba rantau prapat, bandar sabu yg ketangkap di padang matinggi rantauprapat, tangkap narkoba padang sidempuan

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...