Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Karyawan PT.Prudencial Asurance Pembobol Uang Nasabah BRI Dibekuk

Karyawan PT.Prudencial Asurance Pembobol Uang Nasabah BRI Dibekuk

Nias | suarasumut.com  —  Karena membobol uang nasabah Bank BRI Kas Lotu, dua karyawan PT.Prudencial Asurance ditangkap Polisi Resor Nias.

Tersangka MPZ dan RSZ kini ditahan di Mapolres Nias dan dijerat dengan pasal 363 ayat 4 subsider 362 dan atau pasal 263 dan atau pasal 378 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Kapolres Nias AKBP.Erwin Horja H Sinaga, SH, S.Ik yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kota Gunungsitoli memberitahu jika tersangka MPZ warga Desa Botolakha, Kabupaten Nias Utara yang bekerja sebagai karyawan PT.Prudencial Asurance ditangkap tanggal 30 Maret 2018.

Sedangkan RSZ seorang wanita warga Desa Sihare’o, Kota Gunungsitoli mantan karyawan PT.Prudencial Asurance menyerahkan diri di Mapolres Nias pada tanggal 4 April 2018.

Dari penuturan kapolres Nias, diketahui jika kedua pelaku membobol uang nasabah Bank BRI Kas Lotu di jalan Gunungsitoli – Lahewa km 42, Kecamatan Lotu, Kabupaten Nias Utara pada tanggal 21 dan 22 Maret 2018.

Korban Atinila Zalukhu tahu isi tabungannya raib, dan melapor ke Mapolres Nias pada tanggal 23 Maret 2018 dengan nomor laporan Polisi LP/75/III/2018/NS.

Kedua pelaku melakukan aksinya dengan cara memalsukan sejumlah surat surat agar bisa menguras uang nasabah atas nama Atinila Zalukhu warga Desa Lukhulase, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara.

Tersangka SZ melapor ke Polres Nias telah kehilangan buku tabungan dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM), dan sebelumnya dibantu MZ telah mengurus surat keterangan kartu tanda penduduk di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Nias Utara untuk meyakinkan pihak Bank.

Buku tabungan dan ATM baru atas nama Atinila Zalukhu diterbitkan baru dan diserahkan kepada SZ yang menyaru sebagai korban.

Tabungan korban sebesar Rp 808 juta ditarik tunai pada tanggal 21 dan 22 Maret 2018 oleh kedua pelaku, dan Kepada Polisi, kedua pelaku mengaku jika tujuan mereka memalsukan data dan menguras tabungan korban karena ingin membantu korban.

Kedua pelaku ingin menyerahkan langsung uang asuransi kematian suami korban secara tunai kepada korban, karena menurut pelaku korban telah pergi merantau.

Barang bukti yang disita dari kedua tersangka adalah uang Rp 10 juta, telepon seluler, buku tabungan dan ATM atas nama Atinila Zalukhu, surat keterangan KTP atas nama Atinila Zalukhu dengan foto tersangka, mobil dan STNK milik MZ.
FZ Pelaku Utama Masih Bebas

Pada hari yang sama, orang tua para pelaku yang ditemui di Mapolres Nias memberitahu jika pelaku utama atau otak dari aksi pembobolan uang nasabah Bank BRI Kas Lotu masih belum ditangkap.

Menurut orang tua para pelaku yang tak ingin namanya disebutkan, otak atau perancang semua aksi tersebut berinisial FZ, dan uang milik korban yang dikuras kedua tersangka juga telah diserahkan kepada FZ.

Mereka berharap Polisi bisa menangkap otak pelaku tersebut, dan sejumlah pelaku yang terlibat dalam pemalsuan surat surat seperti surat keterangan yang telah dibuat sebelumnya dan diserahkan kepada MPZ, RSZ dan FZ.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Ket Gbr : Rombomban Tim Wasev Mabes TNI AD yang di Pimpin Mayjen TNI AD Felix Hutabarat Meninjau Sasaran Lokasi TMMD Tanah Karo, di desa Serdang, kecamatan Barus Jahe Kamis (19/4/2018)

Ketua Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD Ke 101 Di Wilayah Kodim 0205/TK

Tanah Karo | suarasumut.com  –  Ketua Tim Wasev Mabes TNI Mayjen TNI Felix Hutabarat yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *