Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kapolres Tebingtinggi Minta Maaf Kepada Ulama

Kapolres Tebingtinggi Minta Maaf Kepada Ulama

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Akhirnya Kapolres Tebingtinggi AKBP Slamet Loesiono dan para Ulama melakukan Islah dan saling memaafkan. Hal ini dimediasi oleh Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan, Senin malam (24/4) di rumah Dinas Walikota Jl.Dr.Sutomo Tebingtinggi.

Pertemuan yang dihadiri para Ulama utusan MUI, Alwasliyah, Muhamaddiyah, FKUB, FUI, BKPRMI, FPI dan beberapa pengurus lainnya, Kapolres AKBP Slamet Loesiono dan beberapa staf, Walikota didampingi Ka Kemenag HM.Hasbi dan Kabag Humas PP Drs.Bambang Sudaryono. Terlihat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kabag Humas Bambang Sudaryono, menjelaskan pertemuan tersebut Walikota sebagai mediator mempertemukan kedua belah pihak guna menyelesaikan masalah yang terjadi akhir-akhir antara Kapolres dan Ulama.

Walikota sebagai unsur FKPD dan bertanggungjawab terhadap kondisi Kota Tebingtinggi tidak ingin persoalan ini berlarut dan dikhawatirkan dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk itulah pertemuan ini dilakukan.

“Suasana yang kondusif selama ini jangan sampai terganggu, apalagi hubungan Umaroh dan Ulama yang terjalin harmonis serta silaturahmi terjaga baik selami ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,”ujar Bambang.

Dalam pertemuan tersebut pada hakikatnya kaum Ulama Tebingtinggi memaafkan Kapolres Tebingtinggi dan sama sekali tidak mempersalahkannya lagi, semua yang terjadi beberapa hari lalu menjadi suatu pengalaman yang berharga bagi kedua belah pihak, dan kedepannya dapat dijadikan intropeksi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Slamet Loesiono, disampaikan Bambang menyatakan tidak punya niat sama sekali untuk melecehkan para Ulama, niatnya hanya ingin mengajak Ulama untuk bersama-sama melakukan pemberantasan Narkoba di Tebingtinggi.

Namun dalam penyampaiannya yang tidak bisa diterima para Ulama, dan hal tersebut diakui Kapolres, khilaf dan menyatakan permohonan maaf kepada segenap ulama Tebingtinggi dan umat Islam, kedepannya akan lebih berhati-hati untuk menyampaikan sesuatu kepada masyarakat.

Pada akhir pertemuan dinyatakan Bambang Sudaryono Walikota berharap permasalahan yang terjadi antara Ulama dan Kapolres sudah dianggap selesai dan tidak ada persoalan lagi, hubungan Ulama dan umaroh tetap berjalan dengan baik.

“Dan diharapkan Walikota pula jika ada sesuatu hal yang perlu diselesaikan, sebaiknya disampaikan terdahulu untuk kita musyawarahkan guna mencarikan solusi yang terbaik, alhamdulillah dalam Islah tersebut semua berjalan dengan baik dan penuh persaudaraan,”ujar Bambang.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...