Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Kapolres Nias Imbau Panitia Pilkades Netral

Kapolres Nias Imbau Panitia Pilkades Netral

Gunungsitoli | suarasumut.com — Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH meminta panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kota Gunungsitoli untuk bekerja dengan maksimal.

Panitia Pilkades di Kota Gunungsitoli juga diimbau untuk netral dan tidak brpihak kepada salah satu calon kepala desa yang ikut bertarung pada Pilkades serantak di Kota Gunungsitoli, Kamis (27/10).

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH melalui Ps.Paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (26/10). ”Polri sebagai pengemban tugas kamtibmas selalu siap melakukan pengamanan, dan kita berharap masyarakat dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pada pelaksanaan Pilkades. para calon kepala desa juga kita harapkan ikut berperan menciptakan suasana yang sejuk kepada masyarakat, dan harus siap menerima kekalahan,”harap Kapolres melalui Ps.Paur Humas Polres Nias.

Tidak lupa, Ps.Paur Humas memberitahu, Kapolres Nias berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani, dan tidak terpengaruh oleh siapapun dan yakin jika yang dipilih kelak mampu membawa kemajuan desanya.

Dari keterangan Ps.Paur Humas, diketahui jika selain Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Utara juga menggelar Pilkades serentak, Kamis (27/10). Desa yang akan menggelar Pilkades serentak di Kota Gunungsitoli ada sebanyak 65 desa, sedangkan di Kabupaten Nias Utara ada sebanyak 56 desa.

Jumlah personil Polres Nias yang diturunkan untuk mengamankan Pilkades serentak di Kota Gunungsitoli berjumlah 101 personil, sedangkan yang diturunkan untuk mengamankan Pilkades serentak di Kabupaten Nias Utara sebanyak 192 personil.(al/ss-gs)

Lihat Juga

Perppu Ormas Harus Dilihat Dari Prinsip Bernegara

Jakarta | suarasumut.com  –  Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang. “RUU ...