Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kapolda di Minta Segera Copot Jabatan Kasat Lantas Polres Labuhanbatu

Kapolda di Minta Segera Copot Jabatan Kasat Lantas Polres Labuhanbatu

Rantauprapat, suarasumut.com – MENYIKAPI atas tidak responnya Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Adi Santri Sanjaya,Sos pada anggota nakal yang diduga kerap melakukan terima ‘Saweran’ pada sejumlah tersangka yang melakukan tindak pidana (Lakalantas), diminta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Syarif Gunawan mencopot tersebut.

Sebab,chingga sampai saat ini Kasat, mantan Propam Polda itu masih memilih diam atas konfirmasi Wartawan.

Parahnya lagi,cKanit Laka Ipda Ahmad Syafie Lubis yang disebut-sebut kerap meminta uang urus cabut perkara dan membudayakan harus punya uang agar perkara dapat dicabut pada tersangka Laka seakan terlihat semakin marajalela atas tidak adanya tindakan dari dugaan kelakuan nakalnya itu.

Bahkan, dari beberapa sumber yang digali kuli tinta media ini menyebutkan untuk cabut perkara yang dibebankan Kanit pada tersangka sampai 15 hingga 20 jutaan setiap satu perkara.

“Segeralah copot Jabatan Kasat itu, bukannya malah ditegur atau ditindak seperti itu, seperti terkesan dibela dengan tidak menjawab konfirmasi wartawan, diduga juga Kasat menerima percikan dari itu,”Kata Aktifis LSM Topan RI Labuhanbatu AR Pasaribu, Kamis (3/7) pada suarasumut.com.

Menurutnya,jika Kasat yang tidak menegur anggotanya jika melakukan kesalahan, saya rasa setuju jika mencopot jabatan beliau. Karena Kapolda sendiri, selaku orang nomor satu diSumut jika anggota melakukan kesalahan pasti akan ditindak.

“Ini ada dugaan kuat kalau si Kasat dapat juga dari Kanit itu, sehingga kita meminta Kapolda Sumut agar mengambil tindakan tegas pada oknum-oknum nakal itu dengan mencopot jabatanya,”pinta Pasaribu menyudahi.

Disisi lain, juga diungkapkan aktivis API Labuhanbatu Andi Khoirul Harahap juga mendukung atas dicopotnya jabatan Kasat Lantas tersebut karena dinilai tidak becus membina anggotanya dengan baik, bahkan terkesan ada pembiaran yang dilakukan Kasat itu pada anggota.

“Kalau ada pembiaran pada anggota meski melakukan adanya dugaan tindakan nakal namun tidak digubris,diyakini Kasat ada dibalik kenakalan anggotanya itu,copot sajalah..!,”jelas Andi.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

KSOP Gunungsitoli Gelar Diklat Gratis Untuk Nelayan Gunungsitoli, suarasumut.com-- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli gelar pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat kapal layar motor (KLM) secara gratis untuk nelayan di Kepulauan Nias. Jika berminat, nelayan di Kepulauan Nias bisa mendaftar di kantor KSOP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara mulai tanggal 17 Oktober sampai 1 November 2018. Hal tersebut disampaikan kepala KSOP Kelas V Gunungsitoli Merdi Loi ketika di temui di kantor KSOP kelas V Gunungsitoli, Jum,at 19 Oktober 2018. Merdi memberitahu, diklat gratis kepada nelayan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan digelar selama lima hari atau tanggal 12 sampai 16 November 2018 di komplek pelabuhan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Nelayan yang berminat bisa mendaftar di kantor KSOP dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa dan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah. Membawa foto copy izajah minimal SD, dan bagi yang tidak punya izajah bisa diberi dispenisasi harus benar-benar nelayan, foto copy KTP/SIM, umur minimal 16 tahun dibuktikan surat akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari Kepala Desa, foto ukuran 3x4 latar belakang berwarna dan mengisi formulir pendaftaran. Untuk snack dan makan siang para peserta selama pelaksanan diklat kita yang menanggung, dan usai mengikuti diklat, para peserta akan mendapat sertifikat basic safety training (BST) nelayan, sertifikat keterangan kecakapan (SKK) nelayan dan alat keselamatan (life jacket). Tidak lupa Merdi menambahkan jika pada tanggal 2 November 2018 akan dilakukan pemeriksaan buta warna oleh tim Dokter Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan selama pendaftaran dan pelaksanaan diklat sampai diterbitkan sertifikat, peserta diklat tidak dipungut biaya apapun atau gratis. "diklat khusus kita gelar bagi masyarakat yang benar benar nelayan dan tidak diterima peserta diklat yang profesinya bukan nelayan.AL

Meriahkan HUT Pemko Padangsidimpuan 158 Anak SD Dan TK Ikuti Lomba Mewarnai

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang ke-17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.