Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kantor Kejari Rantauprapat Berubah Fungsi Jadi Tempat Urus Perkara?

Kantor Kejari Rantauprapat Berubah Fungsi Jadi Tempat Urus Perkara?

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Kantor Kejaksaan Negeri Rantauprapat yang semestinya tempat melengkapi berkas perdana diduga beralih fungsi jadi tempat mengurus perkara.

Sebab, setiap tamu yang datang kekantor berlogo timbangan itu tidak diketahui maksud dan tujuannya untuk menemui Jaksa dan orang nomor satu di kantor Kejari itu.

Karena saat ditanyakan wartawan kedatangan para tamu JPU itu selalu berdalih hanya ingin ke kantin untuk mencicipi makanan ke kantin Kejari itu.

Dikonfirmasi hal tersebut pada pada Kejari Rantauprapat Hermon Dekristo melalui Kasi Intel Erfan Ependi YA diruang kerjany,a Rabu (2/12) sekitar pukul 11.30 Wib, juga tak mau berkomentar banyak atas kedatangan warga yang ingin bertamu keruangan JPU dan ke-orang nomor satu di instansi vertical itu. “Tidak ada tanggapan soal itu, jadi mau apa..?,” kata Erfan singkat.

Disinggung, kenapa wartawan yang datang ke kantor kejari harus meninggalkan identitas sedangkan Tamu masyarakat yang hendak menemui para Jaksa dan orang nomor satu langsung dipersilahkan masuk.Lagi-lagi, pria asal madura itu menolak memberikan tanggapan saat wartawan koran ini mencoba untuk menelusuri maksud dan tujuan kedatangan warga menemui para penegak hukum itu. “Tidak ada tanggapan,”kata Erfan lagi.

Menanggapi hal itu, Ketua Paguyuban Anti Diskriminasi Indonesia (PADI) Labuhanbatu M Dhani Siahaan mengatakan, semestinya intansi vertikal itu tidak membeda-bedakan atas tamu yang berkunjung kekantor itu. “Saya juga pernah bertamu kekantor itu. Memang seperti itu lah cara mereka jika wartawan dan LSM yang datang. Tapi, kalau masyarakat yang datang, pasti cepat diantarkan yang hendak dituju. Jadi,kalau tujuan ngak jelas dapat diduga mau urus perkara/lobi-lobi untuk temui jaksa atau orang nomor satu di Kejari itu,”terangnya.

Ditambahkannya, dalam sistim yang diterapkan kejari itu nampaknya membuat suatu kelonggaran terhadap anggotannya dan ia untuk membuat suatu lobi-lobi dalam urusan perkara, degan meniggalkan identitas para sosial kontrol di satpam, tapi masyarakan yang diduga mengurus perkara bebas melenggang untuk mempermulus urusan perkara.

“Ngapai jumpai jaksa,kalau tak mau urus perkara.Lihatlah saat dikonfirmasi Humas kejari soal itu, ngak bisa jawab pertanyaan Wartawan kan..?,berarti betul..!”ungkapnya.(Ab/ss/rp)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...