Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kanit Laka Polres Labuhanbatu “Budayakan” Cabut Perkara Harus Pakai Uang

Kanit Laka Polres Labuhanbatu “Budayakan” Cabut Perkara Harus Pakai Uang

Rantauprapat, suarasumut.com – Kanit Laka Polres Labuhanbatu Ipda A Syafei Lubis sepertinya lebih suka melihat Koruptor direpublik Indonesia ini. Sebab, selama ia menjabat Kanit Laka, biaya pencabutan perkara selalu dikenakan pada Korban atau tersangka.

“Ampun dorolah aku sama Kanit yang satu ini, kalau berurusan dikantornya nggak ada cerita uang ratusan harus berbau Juta. Jauh bedalah dengan pimpinan Kanit yang lama, yang disebut-sebut warga polisi malaikat,” kata salah seorang warga Rantauprapat, Parman Sitohang, Minggu (29/6) pada suarasumut.com.

Dikatakannya, beraninya ia menduga kalau Kanit Laka yang bermarga Lubis itu membudayakan pencabutan perkara harus pakai uang di Unit Laka Polres Labuhanbatu itu menyoal salah seorang sanak familinya bernama Noviandi Munthe (22) Warga Pulo Padang yang bertabrakan dengan Dessy (40) sekitar 24 Maret 2014 lalu, yang dilaporkan Dessy 22 April 2014 ke Mapolres Labuhanbatu karena tidak ada kesepakatan perdamaian.

Tapi, lanjuntnya, setelah kedua belah pihak melakukan perdamaian sekitar satu minggu yang lalu yang berisikan materai enam ribu, tapi malah pihak berwajib mempersulit untuk mencabut perkara tersebut.

“Uang anak kakak itu hanya satu jutanya yang ada untuk cabut perkara itu, tapi setelah kutanyak Kanit dan juper mereka menolak uang tersebut dan akan melanjutkan perkara itu kepegadilan.Tapi aku masih tetap berupaya kalau uang sejuta ini tidak laku bagi kanit, aku coba lobi dan mengatakan kembali, jadi berapalah Kanit minta dan kek manalah solusinya ini?.

Tanpa (Tohang-red) ragu kanit mengatakan kalau kusebutkan nominalnya kau ngak bakalan sanggup dengan penawaran pertamamu yang satu juta,”Ungkap Syafei yang ditirukan Parman Sitohang.

Menurutnya, jika para awak media mempertanyakan yang ia ungkapkan tentang kepemimpinan Kanit Laka itu diduga tentunya ia tidak akan bisa mengngelak lagi, namun jika ia masih melakukan kilahan tersebut biarlah Allah yang menilai,apalagi ini di Bulan Suci Ramadhan,”Jelas Parman.

Sementara Ipda Syafei Lubis belum berhasil di Konfirmasi atas isu yang mengatakan kalau ia kerap membudayakan cabut perkara harus pakai uang.(ao/ss/rp).

Kata kunci terkait:
kanit laka polres labuhanbatu korupsi

Lihat Juga

Walikota Sibolga Lantik 9 Pejabat Eselon II Dan Kepala PDAM Tirta Nauli

SIBOLGA | suarasumut.com  –  Walikota Sibolga, Drs.HM.Syarfi Hutauruk,MM, lantik sembilan pejabat Eselon II dilingkungan Pemko ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *