Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Kanit Laka ‘Bisu’ Saat Di Konfirmasi Wartawan

Kanit Laka ‘Bisu’ Saat Di Konfirmasi Wartawan

Rantauprapat, suarasumut.com – Menyoal kanit Laka Polres Labuhanbatu Ipda Ahmad Syafie Lubis yang baru menjabat enam bulan sudah memiliki Aset Stasiun Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dijalan Bay Pass Adam Malik,Kelurahan Lubusona, Kecamatan Rantau Selatan,Labuhanbatu ‘membisu’ ketika di Konfirmasi wartawan diruang kerjanya .

Anehnya, ketika apapun yang menjadi pertanyaan Wartawan saat diruang kerjanya hanya bisa menjawab ‘nggak tau aku itu.

“Ngak tau aku, ngak tau aku maaf ya bos, ngak lama hidup kita ini, aku puasa,”Kata Ipda Syafie Lubis ketika dikonfirmasi soal Median Jalan yang diduga dipecahkan pihaknya, Selasa (15/7/2014).

Menaggapi hal ‘membisunya’ Kanit yang sudah mempunyai Aset stasiun ALS, Aktifis Aliansi Penyelamatan Indonesia (API) Labuhanbatu Andi Khoirul Harahap angkat bicara, menilai kalau Kanit tersebut benar diduga kuat benar membudayakan cabut perkara dan memecahkan median jalan tersebut.

“Kuat dugaan karena takut terbongkar kebenaran hal tersebut sehingga Kanit tersebut pilih membisu, sebab, jika ia bohong dalam menyampaikan apa yang menjadi pertanyaan,diduga, ia takut kalau puasanya akan batal,”ungkap Andi Harahap.

Dijelaskan, jika memang ia menjalankan sesuai prosedur,aku rasa tidak perlu menghindar atau ‘membisu’ atas pertanyaan Wartawan. Sehingga, atas bisunya Kanit tersebut hingga menjadi dugaan kuat atas yang dilakukannya.

“Kalau begitunya pula Kanit tersebut, bagus diganti sajalah, terkesan tidak bersahabat dengan Mitranya atas tidak menjawabnya pertanyaan,”pinta Andi.

Diberitakan sebelumnya, stasiun yang dimiliki Kanit Laka Polres Labuhanbatu diduga seperti di spesialkan oleh Pemerintah, sebab, median pembatas jalan dilokasi stasiun itu diduga dipecahkan untuk mempermudah arus mudik Bus tersebut.

” Kalau secara peraturan median ( Jalan Pembatas ) itu tidak boleh dipecahkan. Tapi kalau ada izin dari Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sumut mungkin saja bisa,”Kata Saiful,SP selaku Kadis perhubungan Pemkab Labuhanbatu ketika dihubungi Melalui Teleponya Minggu (13/7).
Dikatakannya,dalam proses pengerjaan median jalan itu adalah milik PU Provinsi, hingga jika menggunakan pasilitas tersebut harus mempunyai izin dari dinas tersebut. “Kalau dari kita ngak ada pernah izinnya itu, dan kalaupun boleh harus dari PU Provinsilah, karena jalan tersebut bukan jalan Daerah melainkan Jalan Provinsi,”jelas Saiful.

Disinggung,apakah pemilik Stasiun ALS tersebut diketahui Kadis. “Kalau tidak silap punya Kanit Laka Polres Labuhanbatunya itu yang bermarga Lubis, tapi kalau tidak salah ya,”ungkap Saiful.

Dari berbagai sumber yang dihimpun Medan Pos atas adanya stasiun ALS milik Kanit Laka itu yang baru menjabat enam bulan diduga karena rakusnya kanit membudayakan cabut Perkara hingga 15 sampai 20 juta soal tindak Pidana Laka.

” Wajar saja kalau Kanit itu punya Stasiun ALS,sebab,untuk cabut perkara saja soal Laka ia membudayakan harus pakai uang yang sesuai keiginannya,”sebut sumber mengakhiri.(ao/ss/rp).

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.