Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Kampanye Di Tempat Ibadah, Paslon Bupati/Wabup Labuhanbatu No Urut 5 Terancam Dipidana

Kampanye Di Tempat Ibadah, Paslon Bupati/Wabup Labuhanbatu No Urut 5 Terancam Dipidana

Labuhanbatu, suarasumut.com  –  Dalam Undang-Undang (UU) No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, pasal 78 huruf (i), diatur dalam kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan tempat pendidikan, bahkan ketentuan pada pasal 116 ayat 3 yang menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melanggar ketentuan larangan pelaksanaan kampanye pemillihan kepala daerah dan wakil kepala daerah diancam dengan pidana penjara paling singkat satu bulan.

Namun begitu, pasangan calon dengan No urut 5 ini tetap saja melakukan kampanye, mungkin dianggap peraturan tersebut tak mungkin “menjamah” mereka, sebab beberapa waktu lalu pasangan calon ini nekat menggunakan rumah ibadah/ tempat pendidikan di Desa Seikasih untuk sarana kampanye.

Hal ini tentunya menjadi preseden buruk yang dipertontonkan kepada masyarakat, dimana calon pemimpin yang semestinya dapat memberikan contoh baik,malah sebaliknya. “Bagaimana masyarakat mau memilih paslon ini nantinya, kalau belum lagi jadi Bupati sudah melanggar peraturan,” cetus salah seorang warga yang menyaksikan pristiwa tersebut.

Tempat ibadah tidak boleh dijadikan sebagai tempat kampanye di luar jadwal diatur dalam UU No. 32 tahun 2004 pasal 116 ayat 1. Tertulis setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye di luar jadwal waktu yang telah ditetapkan oleh KPU akan diancam dengan pidana penjara,”cetus Bung Nasty kepada beberapa media belum lama ini.

Bung Nasty juga menegaskan agar KPU segera menindak tegas pelanggaran yang dilakukan salah satu paslon ini. (ta/ss/lb)

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...