Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kajari Tebingtinggi: Supremasi Hukum Dinilai Belum Tegak

Kajari Tebingtinggi: Supremasi Hukum Dinilai Belum Tegak

Tebingtinggi | suarasumut.com  –  Banyaknya terjadi pelanggaran hukum di negeri ini menandakan belum tegaknya supremasi hukum secara baik, dan menjadi kewajiban bersama membangunnya.

Demikian amanat Kajari Tebingtinggi H.Fajar Rudi Manurung sebagai Irup dalam upacara gabungan TNI, Polri dan ASN dilapangan Merdeka, Senin (19/2) yang dihadiri Walikota H.Umar Zunaidi Hasibuan dan unsur FKPD.

Disampaikan Kajari, kondisi tersebut juga terjadi di Kota Tebingtinggi, untuk tahun 2017, Kejaksaan Negeri melakukan penuntutan terhadap 396 perkara dan diantaranya 60 persen adalah perkara narkotika.

Sesuai dengan amanat Kejagung RI, Kejaksaan Negeri melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), merupakan program memperkenalkan tentang hukum sejak dini kepada para generasi muda secara khusus.

Dengan JMS ini diharapkan akan mampu menekan sekecil mungkin terjadinya pelanggaran hukum dan hal ini merupakan upaya pencegahan terutama kepada generasi muda.

Disampaikan pula perkembangan kemajuan teknologi IT dan era keterbukaan saat ini juga berpengaruh terhadap beberapa kasus pelanggaran hukum terhadap anak, baik sebagai korban maupun pelakunya.

“Di Tebingtinggi sendiri selama tahun 2017 ada 19 perkara anak yang ditangani kejaksaan negeri dan 4 kasus sudah di selesaikan dan sisa masih dalam proses oleh instansi terkait,”terangnya.

Untuk TP4D Kejaksaan Negeri telah melakukan kerjasama dan pendampingan terhadap Pemko Tebingtinggi dan beberapa Dinas sehingga dalam pelaksanaanya pembangunan berjalan dengan baik.

“Kepada segenap aparat Pemko Tebingtinggi berupaya memberikan sumbangsih kepada Pemerintah, dengan menghindari pelanggaran hukum, kenali hukum dengan baik dan tidak melakukan pelanggaran hukum,”jelasnya.

Upacara gabungan ini diikuti para personil TNI, Polri, ASN dan juga Kapolres, Ketua DPRD H.Yuridho Chap, Ketua PN, Ketua PA, Pabung 0204-DS,Wqkil Walikota H.Oki Doni Siregar dan Sekdako H.Johan Samose.(ag/ss-tt)

Lihat Juga

Pengurus FKUB Kabupaten Nias Periode 2018 – 2023 Dibentuk

Nias | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Nias membentuk pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) periode ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *