Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kajari Rantauprapat Masih Menyimpan Misteri, Dasar Hukum Penahanan Ocam Belum Diketahui

Kajari Rantauprapat Masih Menyimpan Misteri, Dasar Hukum Penahanan Ocam Belum Diketahui

Rantauprapat, suarasumut.com – Nampaknya Kajari Rantauprapat masih menyimpan misteri soal penahanan Ismail Ahmad alias Ocam yang berkisar tiga hari saat vonis berlangsung. Bahkan, saat dieksekusi Jaksa yang diduga ciut akan diprapidkan pembela, pengeluaran Ocam malah dihari libur.

Nampaknya, hari menjelang hari misteri dasar Hukum akan tidak terjawab oleh Kajari. Sebab, saat penulis ini mempertanyakan hal itu pada Kajari melalui Kasi intel P Naibaho enggan bisa menjawab Dasar Hukum kalau pihaknya yang menahan terdakwa ocam hingga tiga hari.

“Menurut keterangan Naharrudin Rambe,SH (Jaksanya-Red) ada masa tenggang tujuh hari untuk pikir-pikir, sehingga pada saat sidang ponis pihak kami belum membebaskan Ocam,dan kalau dikeluarkannya hari minggu itu, aku kurang tau, karena JPU nya tidak ada bilang sama aku,”kata Kasi intel saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Jum’at (3/10).

Menurutnya, dalam proses eksekusi tersebut ia tidak begitu paham soal terdakwa Ocam yang dieksekusi dihari minggu, karena dalam persidangan tersebut yang paham Kasi Pidum dan JPU nya.

“Bentar dipanggil dulu JPU nya,apa dasar Hukumnya dia menahan itu,dan kenapa pula hari minggu,kalau disampaikan JPU nya sama saya seperti itulah masih ada tujuh hari pikir-pikir karena proses banding,”Jelas Naibaho.

Disinggung,jika ada masa pikir-pikir tujuh hari kenapa tiga hari setelah ponis dieksekusi? Sayangnya Kasi intel enggan bisa menjawab dikarenakan JPU tidak menjelaskan.

Ironisnya,meski Kasi intel memerintahkan agar JPU keruangan untuk menjawab pertanyaan penulis ini.Tapi malah ditentang JPU dengan modus ada keperluan di Pengadilan Negeri meski sebelumnya JPU ada dikantor Kajari.

“Pak, bang Naharnya katanya pergi kepengadilan, naik sepeda motor dia, katanya ada urusan,”ungkap ajudan Kasi intel.

Kuat dugaan perginya JPU karena tidak dapat menjawab atas dasar Hukum yang menahan terdakwa ocam selama tiga hari,bahkan pembebasan Ocam dinilai melanggar aturan pada saat dihari minggu.

Diberitakan sebelumnya,Meski Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat membacakan putusannya didepan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu Naharruddin Rambe,SH saat sidang Ismail Ahmad alias Ocam beberapa hari lalu yang diperintahkan agar terdakwa dibebaskan dari tahanan ternyata ucapan penggali undang-undang itu hanya sebatas kumur-kumur dianggap Jaksa.

Sebab,atas penuturan Armansyah Siregar ,SH.MH selaku Hakim Ketua dalam sidang itu Jaksa masih terbilang melawan yang di perintahkan Hakim agar terdakwa segera dibebaskan, uniknya lagi,santer kabar yang beredar atas tidak dikelurkan JPU pada saat ponis dikarenakan keluwarga terdakwa tak ingin merapat pada Jaksa.

“Ada yang bilang samaku,karena Jaksa ngak mau bebaskan Klien saya itu karena keluwarga terdakwa tidak ingin merapat, mungkin jaksanya geram,”kata Haris Nexsion Tambunan semasi kliennya dijeruji besi.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Brakk!!! Mega Pro vs Vario, Satu Tewas, Satunya Lagi Kritis

TAPTENG | suarasumut.com  –  Lakalantas antara Mega Pro Bk 5800 ZAD vs Vario BB 5440 ...