Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kadis Paskeb Labuhanbatu Diduga Bakal Jadi Tersangka Soal Aset Pemkab

Kadis Paskeb Labuhanbatu Diduga Bakal Jadi Tersangka Soal Aset Pemkab

Rantauprapat, suarasumut.com – Atas pemeriksaan yang dilakukan Kajari Rantauprapat baru-baru ini atas nomor : 01/N2.16/Fd. 1/01/2015 tanggal 23 Januari 2015, pada sejumlah penyewa Rumah Toko (Ruko) aset Pemkab Labuhanbatu dijalan Jendral Sudirman tampaknya Kadis Pasar dan Kebersihan yang dipimpin Kamal Ritonga diduga bakal jadi tersangka.

Karena isu yang beredar diseputaran kota petro dollar ini membulsitkan nama Kadis Pasar akan diseret-seret atas dugaan penggelapan uang sewa ruko pedangang yang diduga entah kemana rimbanya.

“Kami diberikan kertas selembar oleh petugas,setelah itu kami diminta agar mengisi pertanyaan yang tertera disitu, nampak-nampaknya dugaan menjurus ke Kadis rasaku itu sesuai dengan pertanyaannya,”kata salah seorang penyewa Ruko Pemkab itu,Rabu (4/2) pada suarasumut.com.

Disinggung, apakah masih ingat salah satu pertanyaan dikertas tersebut.Sumber yang memohon pada Wartawan agar namanya jagan dikorankan mengatakan,salah satunya pertanyaan itu yaitu.Kemana anda memberikan uang sewa ruko tersebut,A.ke Bank,B.ke Kantor Dinas Pasar,sesuai dengan yang dibayarkan pedangang itulah aku jawab bang,”beber Sumber.

Sementara Kadis Pasar dikonfirmasi melalui ponselnya atas hal itu, meminta penulis datang kekantornya.”Saudara saya tunggu di kantor,”Jawab Kamal melalui teleponnya.

Terpisah Kejari Rantauprapat melalui A.Frianto Naibaho selaku kasi intel mengatakan atas dugaan korupsi soal aset pemkab pada tahun 2010 hingga 2014 pihaknya masih melakukan tahap penyelidikan.

“Pihak kita masih melakukan tahap penyelidikan,dan kita sudah melakukan pemanggilan seperti Sektaris Dinas Pasar,Bendahara penerima dan para penyewa aset pemkab,”ungkap Frianto.

Diberitakan sebelumnya,Kejaksan Negeri Rantauprapat melayangkan surat panggilan kepada sejumlah pengusaha penyewa rumah toko (Ruko) yang berada dikawasan jalan Jenderal Sudirman. Pemanggilan lewat undangan itu terkait adanya dugaan korupsi di Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Labuhanbatu.

” Ya, kami dapat undangan dari Kejaksaan. Kami disuruh datang pada hari Selasa depan (27/1) pukul 09.00 wib,”ucap seorang pedagang, Minggu (25/1).

Menurut dia, dasar pemanggilan itu mungkin hanya untuk menerangkan berapa harga sewa ruko yang mereka tempati.” Mungkin kami dipanggil hanya untuk menerangkan berapa harga sewa ruko. Kalau ingin abang baca ini surat undangannya,” berinya.

Setelah diperhatikan, isi surat tersebut meminta kedatangan penyewa ruko untuk dimintai keterangan dan membawa dokumen – dokumen yang terkait sehubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan pemakaian kekayaan daerah di Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2013.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...