Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kades Sunat Dana PNPM Rp.1,5Jt/LKD Dengan Modus Untuk Tutup Wartawan

Kades Sunat Dana PNPM Rp.1,5Jt/LKD Dengan Modus Untuk Tutup Wartawan

Kualuh Leidong, suarasumut.com – Dana PNPM yang seyogianya untuk percepatan pembangunan di desa desa, lain halnya yang dilakukan Kepala Desa Pangkal Lunang, Kecamatan Kualuh Leidong,Labura, Muhammad Nur atau yang kesehariannya dipanggil Ucok Kades melakukan pemotongan dana PNMN yang dikucurkan oleh pemerintah.

Ucok Kades lakukan pemberitahuan kepada pengurus LKD PNPM untuk pemotongan dana PNPM dengan modus untuk wartawan, sambil mengatakan dia (kades=red) akan mengamankan siapa yang datang baik LSM dan wartawan.

Informasi TM(50), kepada suarasumut.com mengatakan, Kades dengan nada intervensi menyuruh pengurus LKD PNPM untuk mengeluarkan dana tambahan 1,5 juta untuk kepentingan pengamanan proyek PNPM bagi wartawan dan LSM yang ada di Kualuh Leidong.

Ironisnya, bukan untuk dana LSM dan wartawan saja dimintanya , tetapi pihak konsultan juga meminta uang pemotongan 10 % dari dana yang diterima. Dan selain itu juga harus memberikan uang admistrasi 1 juta kepada konsultan gunanya untuk pemberkasan dan cetak setempel,jelasnya

Ketua LSM LPPN Kualuh Leidong, Suparno angkat bicara terkait keterangan TM kepada awak media suarasumut.com, dimana TM dalam keterangannya Ucok Kades lakukan pemotongan Rp.1,5jt untuk mengamankan LSM dan wartawan. Ini merupakan pelecehan terhadap profesi, dimana Ucok Kades menjual nama lembaga demi mendapatkan uang untuk kepentingan pribadinya.

“Saya atas LSM dan rekan wartawan yang ada di Kecamatan Kualuh Leidong, mengecam tindakan Ucok Kades yang menjual jual nama profesi, dan hal ini akan saya laporkan secara lisan kepada Camat Kualuh Leidong atas tindakan yang dilakukannya,”geram Suparno menambahkan.

Beberapa kali suarasumut.com mau menkonfirmasi Kades ke kantornya terkait adanya pemotongan dana PNPM yang dilakukannya, tidak pernah ada, coba dihubungi melalui selulernya tidak diangkat walau ada nada tersambung, juga di SMS tapi tetap tidak dibalas.

Terpisah, wartawan suarasumut.com coba mengkonfirmasi Camat Kualuh Leidong Adlin Sinaga,Msi via selulernya belum lama ini, menyampaikan tindakan Kepala Desa Muhammad Nur yang menjual–jual nama wartawan dan LSM untuk melakukan pemotongan dana PNPM 1,5 juta per LKD. Dengan nada kaget Camat mengatakan, kok begitu pak?, nanti saya jumpai dia, kebetulan saya lagi di Pangkal Lunang sedang melayat,sabar dulu ya,pinta Camat melalui selulernya.

Hasil informasi yang dihimpun suarasumut.com, di Desa Pangkal Lunang , mendapat 11 paket PNPM yang terdiri dari PNPM reguler dan Pisew, terlihat pengerjaan PNPM tersebut sudah rampung /selesai  dikerjakan.(hs/ss/lu)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...