Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kabut Asap Ganggu Kesehatan Warga Labusel, Dinkes Belum Bertindak

Kabut Asap Ganggu Kesehatan Warga Labusel, Dinkes Belum Bertindak

Labusel, suarasumut.com  –  yang menyelimuti Kabupaten Labuhanbatu Selatan mulai menganggu kesehatan masyarakat, sudah sepekan ini belum juga hilang, malah semakin hari semakin parah jarak pandang hanya 10 meter, para pengendara harus menyalakan lampu kendaraanya, begitu juga masalah kesehatan terasa sesak dan pedih dimata terutama pada anak dan orang tua.

belum melakukan tindakan pertolongan darurat membantu warga yang sedang merasakan gangguan kesehatanseperti sesak atau susah bernafas, padahal masyarakat sangat berharap agar pemerintah melalui dinas kesehatan dapat membuat posko darurat setiap Kecamatan, Desa dan Dusun agar dapat mempermudah masyarakat berobat jika mengalami sesak, seperti kata Ibu Suma saat bertemu wartawan suarasumut.com di kediamnya jln.Bedagai Kotapinang, Jum,at (11/9).

Ditempat yang sama awak media juga sempat menemui ibu Jumriah (58) saat itu sedang duduk lemas di kursi roda sambil memegang dadanya yang sedang merasakan sesak nafas. Kemudian awak media sempat berbincang bincang sambil menyapa Ibu Jumriah dan melontarkan pertanyaan, apakah ada pengaruh kabut asap pada kesehatanya, jawabannya, “iya akibat kabut asap ini saya mulai merakan sesak dan susah untuk bernafas padahal sebelum munculnya kabut asap saya tidak pernah merasa sesak seperti sekarang ini,”katanya.

Ketika disinggung masalah berobat ke Rumah sakit, jumriah menambahkan, sampai saat ini saya belum periksa kerumah sakit, alasanya nggak ada biaya berobat, untuk makan pun saya mengharapkan pemberian dari anak saya, mereka juga kehidupannya pas pasan, apalagi perekonomian kita sakarang ini anjlok.Ungkapnya. (zr)

Lihat Juga

KSOP Gunungsitoli Gelar Diklat Gratis Untuk Nelayan Gunungsitoli, suarasumut.com-- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli gelar pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat kapal layar motor (KLM) secara gratis untuk nelayan di Kepulauan Nias. Jika berminat, nelayan di Kepulauan Nias bisa mendaftar di kantor KSOP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara mulai tanggal 17 Oktober sampai 1 November 2018. Hal tersebut disampaikan kepala KSOP Kelas V Gunungsitoli Merdi Loi ketika di temui di kantor KSOP kelas V Gunungsitoli, Jum,at 19 Oktober 2018. Merdi memberitahu, diklat gratis kepada nelayan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan digelar selama lima hari atau tanggal 12 sampai 16 November 2018 di komplek pelabuhan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Nelayan yang berminat bisa mendaftar di kantor KSOP dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa dan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah. Membawa foto copy izajah minimal SD, dan bagi yang tidak punya izajah bisa diberi dispenisasi harus benar-benar nelayan, foto copy KTP/SIM, umur minimal 16 tahun dibuktikan surat akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari Kepala Desa, foto ukuran 3x4 latar belakang berwarna dan mengisi formulir pendaftaran. Untuk snack dan makan siang para peserta selama pelaksanan diklat kita yang menanggung, dan usai mengikuti diklat, para peserta akan mendapat sertifikat basic safety training (BST) nelayan, sertifikat keterangan kecakapan (SKK) nelayan dan alat keselamatan (life jacket). Tidak lupa Merdi menambahkan jika pada tanggal 2 November 2018 akan dilakukan pemeriksaan buta warna oleh tim Dokter Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan selama pendaftaran dan pelaksanaan diklat sampai diterbitkan sertifikat, peserta diklat tidak dipungut biaya apapun atau gratis. "diklat khusus kita gelar bagi masyarakat yang benar benar nelayan dan tidak diterima peserta diklat yang profesinya bukan nelayan.AL

Meriahkan HUT Pemko Padangsidimpuan 158 Anak SD Dan TK Ikuti Lomba Mewarnai

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang ke-17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.