Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Kabupaten Nias Raih WDP Audit Keuangan dari BPK

Kabupaten Nias Raih WDP Audit Keuangan dari BPK

NIAS, suarasumut.com  —  Pemerintah Kabupaten Nias meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) audit adminitrasi keuangan tahun 2013 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dua tahun berturut turut sebelumnya, pemerintah Kabupaten Nias terus menerima opini Disclimer.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM kepada sejumlah wartawan pada acara temu pers yang digelar di ruang rapat lantai I, kantor Bupati Nias, Desa Ononamolo I Lot, Kota Gunungsitoli, Jum’at (11/7).

“Tahun ni pemerintah Kabupaten Nias mendapat penilaian opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari BPK. Hal ini sangat sulit kita raih, karena tahun tahun sebelumnya kita di Kabupaten Nias terus mendapat opini Disclemer dari BPK,” ungkap Sokhiatulo.

Karena sering dapat Disclemer, Bupati mengatakan, Pemkab Nias terus berbenah, sehingga dengan usaha dan kerja keras dari seluruh skpd serta inspektorat yang melakukan pengawasan ketat, maka untuk penilaian LKPJ keuangan tahun 2013, Pemkab Nias berhasil meraih WDP.

Dia juga berharap apa yang telah dicapai tersebut dapat dipertahankan, bahkan menargetkan untuk tahun depan bisa mencapai tingkat yang lebih tinggi dari WDP yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kepada seluruh SKPD dia juga berharap untuk tidak lagi membuat kusut laporan keuangan kedepan, sebab laporan keuangan yang kusut selama ini sudah capek untuk untuk diluruskan dan berharap Inspektorat kedepan lebih tegas lagi dalam melakukan pengawasan.

“Saya berharap kepada seluruh SKPD untuk tidak lagi membuat kusut laporan keuangan kedepan, karena selama ini laporan keuangan yang kusut sudah kita luruskan, sehingga jangan kembali dikusutkan, tetapi malah lebih diluruskan,” harap Bupati Nias.(sp/ss/ni)

Lihat Juga

MUI Dan Polisi Berperan Sebagai Pemersatu Bangsa

Padangsidimpuan | suarasumut.com – Peran serta ulama dan instansi kepolisian menjadi modal utama untuk menyatukan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.