Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Dairi ›› JPU Telat, Jadwal Sidang Pembunuhan Bidan PTT Molor, Saksi Dan Keluarga Korban Kecewa

JPU Telat, Jadwal Sidang Pembunuhan Bidan PTT Molor, Saksi Dan Keluarga Korban Kecewa

Sidikalang, suarasumut.com – Sidang perdana kasus pembunuhan bidan PTT Junita br Silitonga (35), digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang. Namun sidang yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB, sesuai undangan yang diterima para saksi itu, molor hingga 4 jam lebih, Senin (16/2).

Sidang dengan agenda mendengar keterangan saksi-saksi kasus pembunuhan yang terjadi di Kutabuluh Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi pada hari Sabtu 11 Oktober 2014 lalu itu, baru dimulai sekitar pukul 14.20 WIB.

Padahal, sesuai dengan keterangan yang diterima wartawan dari para saksi, maupun keluarga korban, sebelum pukul 10.00 WIB, sesuai dengan undangan yang diterima, mereka (para saksi/keluarga korban-red), sudah berada di PN Sidikalang.

“Yang pasti, kita dari keluarga korban, maupun saksi merasa kecewa dengan molornya persidanagan ini. Sebab, dari pukul 10.00 WIB tadi, hingga kini sudah mendekati pukul 14.00 WIB, kita tidak ada konfirmasi atau pemberitahuan molornya persidangan, baik dari pihak PN, maupun pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU),”ungkap salah seorang keluarga korban, warga Labuhan Batu yang sengaja datang ke Sidikalang untuk mengikuti persidangan dimaksud.

Terkait molornya jadwal persidangan yang diduga akibat telatnya kehadiran Jaksa yang menangani perkara dimaksud, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Josua Lumbantobing yang dihubungi wartawan, sebelum sidang dimulai mengaku, baru selesai mengikuti acara Bupati Dairi. “Saya baru saja mengikuti acaranya pak Bupati, dan nanti akan saya konfirmasilah kepada para saksi,”kata Josua singkat.

Sidang perdana kasus pembunuhan Junita br Silitonga, yang dipimpin ketua majelis, Indri Sihaloho, didampingi dua anggota majelis, Rocky Sitohang, dan Doni Prianto itu, dihadiri tiga (3) orang saksi yakni, Nova Lia Sembiring, Ronita br Bangun, dan Syahputra Tarigan.

Sementara terdakwa, Poltak Sihombing yang diduga melakukan pembunuhan korban Junita br Silitonga didampingi Penasehat Hukum (PH) Josep Situmorang, SH. (oo/ss/dr)

Lihat Juga

Labuhanbatu Kembali Raih Prestasi Dibidang Lingkungan Hidup

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu setelah menerima Penghargaan terbaik I Tingkat Provinsi Sumatera ...