Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› “Jelang Pilkada Serentak 2015”, Pemkab Labuhanbatu Masih Pampang Iklan Kadaluarsa

“Jelang Pilkada Serentak 2015”, Pemkab Labuhanbatu Masih Pampang Iklan Kadaluarsa

Rantauprapat, suarasumut.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu masih umbar spanduk dan baleho kadaluarsa di sekitaran Kota Rantauprapat. Media luar ruang yang terpampang dalam gambar tersebut, berisi foto keterangan nama bupati Labuhanbatu dan wakil bupati Labuhanbatu periode 2010-2015. Terlebih, keduanya mencalonkan diri kembali sebagai calon bupati dalam pilkada serentak Desember 2015 mendatang.

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Labuhanbatu sejak 19 Agustus 2015 yang lalu. Namun, nama dan foto masih terlihat di Sekolah-sekolah , SMP dan SMA, jalan protokol seperti di Jalan Sudirman, dan Sisingamangaraja.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Labuhanbatu Drs. Sugeng mengatakan akan menindaklanjuti terkait media luar ruang yang sudah kadaluarsa. Kendati demikian, apabila diganti nantinya akan diisi dengan iklan promosi dan potensi .

Menurut dia, media luar ruang seperti spanduk dan baleho kadaluarsa sudah dikabarkan kepada petugas penyedia reklame untuk diganti secepatnya, namun, belum dilaksanakan.

“Ya secepatnya akan kita tindak lanjuti untuk menganti spanduk ataupun baliho yang sudah kadaluarsa, sudah dikabarkan kepada penyedia reklame sebelumnya, hingga kini belum terealisasi,” ujar Sugeng, Minggu, (23/8) sore, ketika dihubungi Wartawan.

Sementara Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Umum Labuhanbatu, Makmur SE, mengatakan, secepatnya menyurati apakah ada spanduk dan baleho yang telah melanggar masa waktu berlangsungnya penetapan jadwal kampanye.

Dirinya mencermati, kiprah Panwaslu Labuhanbatu dalam melakukan pengawasan tidak akan mencampuri iklan maupun spanduk petahana yang kembali mencalonkan diri menjadi bupati.

“Panwaslu hanya mengawasi alat peraga kampanye (APK), spanduk, baleho ataupun iklan selama tahapan Pilkada berlangsung. Mengenai fasilitas spanduk dan baleho petahana yang sudah kadaluarsa, tidak dalam kewenangan Panwaslu, namun, jika ada pelanggaran mengarah ke kampanye kita akan menyuratinya, untuk ditindak,” kata Makmur.

Dia menambahkan, Panwaslu Labuhanbatu akan bersikap tegas dalam upaya melakukan penertiban jika tak mengindahkan peringatan, agar terwujudnya pengawasan yang adil dalam pemilu.

Pihaknya hanya membuat surat rekomendasi kepada Pemkab Labuhanbatu untuk melakukan penertiban-penertiban selanjutnya adalah kebijakan pemerintah setempat.

“Kami hanya memberikan rekomendasi penertiban, selanjutnya Pemkab setempat melakukan penertiban sendiri,”katanya.(ab/ss/rp)

Lihat Juga

Troktoar Di Kota Gunungsitoli Dialih Fungsikan

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Bangunan milik pribadi yang mengalih fungsikan troktoar di Kota Gunungsitoli,Sumatera Utara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.