Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Jelang Imlek 2566, Warga Tionghoa Labusel Pasang Pernak Pernik Imlek

Jelang Imlek 2566, Warga Tionghoa Labusel Pasang Pernak Pernik Imlek

Kota Pinang, suarasumut.com – Jelang perayaan Imlek 2566, sejumlah warga Tionghoa Kabupaten Labuhanbatu Selatan, mulai melakukan persiapan pembersihan rumah serta pemasangan lampion di sejumlah Klenteng didua dan Kecamatan Torgamba.

Pantauwan wartawan, kegiatan tersebut, merupakan persiapan dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2566 yang jatuh pada tanggal 19 Februari 2015. Terlihat sejumlah warga etnis Tionghoa melakukan aktivitas bersih-bersih pada rumah mereka. Misalkan seperti, melakukan pengecatan rumah, penataan tanaman yang di halaman rumah serta pemasangan lampion di sejumlah rumah ibadah di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kota Pinang dan Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Bahkan pakaian warna bermotif merah pun terpampang di setiap sudut sejumlah pertokoan pakian seperti di sepanjang Jalinsum Sudirman Kota Pinang sampai arah menuju Jalinsum kota .

Melani (26) warga Jalan besar menuturkan, mendekati hari perayaan Imlek memang keluarga mereka secara perlahan telah membersihkan sejumlah perabotan. Selain itu, mereka juga telah menjual pakaian bermotif merah yang mempunyai makna dalam hari perayaan imlek di tokohnya yang berada di kota Cikampak Torgamba.

“Kegiatan kami sekeluarga biasalah, namanya mau tahun baru Imlek, ya bersih- bersih sedang toko banyak jual pakaian bermotif merah,” tuturnya.

Hal senada, Akay (56) pengurus Barongsai warga Kampung Jawa Kota Pinang menyampaikan, warga etnis Tionghoa juga telah membersihkan vihara, dimana akan dijadikan sebagai tempat beribadah khususnya di seputaran kota, seperti halnya Vihara Buddha Jalinsum Labuhan Kota Pinang Labusel.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Labusel Arwi Winata keturunan Tionghoa mengharapkan, pada perayaan Imlek mendatang agar seluruh umat tetap menjaga keamanan serta kekondusifan.

Disisi lain, dia juga berharap dalam menyambut maupun merayakan hari raya Imlek nantinya sebaiknya dengan sederhana serta bermanfaat bagi lingkungan maupun lembaga sosial lainnya. “Bisa saja kita, memberikan bantuan seperti ke panti jompo, panti asuhan, kaum-kaum dhuafa atau warga yang lebih memerlukannya agar kehidupan kita ke depan semakin lebih baik,” jelasnya.(zr/ss/ls)

Lihat Juga

Tokoh Lintas Agama Diajak Untuk Menjaga Kamtibmas

Gunungsitoli | suarasumut.com  –  Seluruh tokoh lintas agama yang ada di Kepulauan Nias diajak ikut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.