Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Janjikan Pasal Narkoba Bisa Dihapus, Oknum Polisi Dituding Ingkar Janji

Janjikan Pasal Narkoba Bisa Dihapus, Oknum Polisi Dituding Ingkar Janji

Rantauprapat, suarasumut.com – Dengan menjajikan terhadap keluwarga tersangka akan mengahapus pasal Narkoba oknum Polisi berinesial MS dituding ingkar janji. Padahal dari janji yang diberikan MS pada keluaarga tersangka bukan hanya sekedar ucapan melainkan memberikan segepok uang pelicin agar pasal tersebut dapat dikabulkan.

Namun meski diberikannya uang sebesar 20 juta untuk menghilangkan pasal pada tersangka 5 orang tapi kenyataan lain yang terjadi dan tidak sesuai kesepakatan, setelah ke-5 orang tersangka keluarga mereka dikirim ke LP, baru terbongkar bahwa keluarga mereka itu justru dijerat pasal yang menyangkut penyalahgunaan narkoba yaitu pasal 127 tentang undang-undang narkotika.

Santernya informasi tentang kekecewaan sekelompok masyarakat Kecamatan Bilah Hulu kabupaten Labuhanbatu yang memberikan informasi kepada sejumlah wartawan dan mengaku kecewa terhadap oknum petugas kepolisian yang bertugas disatuan narkoba polres labuhanbatu berinitial MS yang mereka anggap telah ingkar janji terhadap kesepakatan yang telah mereka buat terhadap 5 orang keluarga mereka yang ditangkap petugas sedang bermain judi dan pada diri salah seorang tersangka teman mereka petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu baru-baru ini.

Keluarga tersangka yang enggan disebutkan identitasnya itu ketika bertemu wartawan dilembaga pemasyarakatan (LP) Lobusona Rantauprapat belum lama ini mengatakan bahwa kesepakatan yang mereka buat dengan MS adalah dengan memberikan uang pelicin Rp 20 juta /orang untuk mengurus 5 orang terrsangka keluarga mereka, MS berjanji untuk menghilangkan pasal narkoba yang bakal menjerat mereka dan hanya menjeratnya denganpsal perjudian.

Inilah awal terbongkar dan mencuatnya masalah persekongkolan jahat oknum petugas dengan keluarga tersangka itu,oknum kaurbin narkoba Ipda Kadiso ketika dikonfirmasi melalui seluler pekan lalu menyatakan bahwa dirinya belum mengetahui adanya informasi tersebut dan ia akan menyelidikinya. ”Saya belum tahu soal adanya informasi seperti itu,nanti akan saya selidiki tentang kebenarannya,”ucap Kadiso dengan nada datar.

Sebelumnya, Kamis (8/1), 6 orang warga yang sedang bermain judi song digerebek petugas polsek bilah hulu.parahnya, ke-6 warga tersebut ternyata baru saja mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, bahkan satu diantaranya didapati memiliki senpi jenis softgun. Penggerebekan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Labuhanbatu AKBP.Teguh Yuswardhie.SIK.MH.

Menurut informasi yang diberikan Kapolres saat itu kepada wartawan ke enam tersangka yang berhasil diamankan yakni, Damhuri Sitorus (pemilik Softgun), Suwarno, Hendrik, Wagimen, Ridwan Boby Chandra Rajagukguk dan Sugianto. Keenamnya ditangkap di Dusun I Desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, Selasa (6/1) sekira pukul 15.00 wib.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti, 1 set kartu joker, uang tunai Rp.1.165.000,- 14 bungkus sabu- sabu, 1 butir ekstasy warna merah jambu, 1 unit timbangan elektrik, 1 pucuk air Softgun, 11 butir mimis peluru serta 11 plastik kosong dan 1 set alat hisap sabu.

Hasil penggerebekan terhadap ke-6 tersangka oleh petugas kepolisian Polsek Bilah Hulu selanjutnya dilimpahkan ke sat narkoba polres Labuhanbatu yang kemudian dipaparkan keberhasilan kinerja aparat kepolisian itu oleh Kasubaghumas polres AKP.Viktor Sibarani kepada sejumlah wartawan untuk dipublikasikan.

Soal adanya informasi persekongkolan antara keluarga tersangka dengan oknum polisi itu,ketika dikonfirmasi Kapolres Labuhanbatu AKBP.Teguh Yuswardhie SIK.MH melalui seluler, Jumat (13/2) enggan menjawab.(ao/ss/rp)

Lihat Juga

Terkait Mau Tampar Anggota, Kadis Pendidikan Akan Nasehati Oknum KUPT Ransel

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Terkait ocehan Oknum Kepala Unit Pelaksana Tehnik (KUPT) Dinas Pendidikan,Kecamatan Rantau ...