Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Jalan Bak Kubangan Kerbau, Pemkab Labuhanbatu Diminta Tanggap Keluhan Warga

Jalan Bak Kubangan Kerbau, Pemkab Labuhanbatu Diminta Tanggap Keluhan Warga

Rantauprapat, suarasumut.com Periode masa kepemerintahan Bupati Labuhanbatu, Tigor Panusuanan Siregar SpPD menyisakan waktu sekitar 90 hari lagi. Namun faktanya, sejak Agustus 2010 lalu, jalan Rantau Lama, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Utara yang merupakan jalan menuju RSUD, SMP, SMA, dan perumahan Hakim tak kunjung diperbaiki.

Informasi yang dihimpun suarasumut.com hingga Minggu (3/5), bagi Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat yang menggunakan rumah dinas, wajib melintasi jalan Rantau Lama. Tak pelak, kondisi jalan yang bagaikan kubangan kerbau itu sangat merusak pemandangan. Terlebih lagi, saat melintasi jalan itu, mereka haruslah berhati-hati.

Selain Hakim, jalan Rantau Lama itu juga menjadi perlintasan bagi siswa-siswi dan guru SMA Negeri 1, SMP Negeri 2, petugas medis RSUD, dan pegawai Dinas Kesehatan, Mirisnya, kondisi jalan itu juga merupakan perlintasan bagi pasien yang membutuhkan pertolongan petugas medis RUSD Rantauprapat.

Andi Siregar (35), warga yang ditemui di jalan Rantau Lama itu menyebutkan, kondisi jalan bagaikan kubangan kerbau tersebut sangatlah memprihatinkan. Menurutnya, Pemkab Labuhanbatu tidak tanggap dengan keluhan warga sehingga jalan yang merupakan bagian inti kota Kabupaten Labuhanbatu mengalami kondisi rusak parah.

“Kalau Pemkab Labuhanbatu tanggap dengan keluha warga, kondisi jalan tidak akan separah ini. Setidaknya, sebelum jalan berbentuk bagaikan kubangan kerbau, Dinas PU seyogyanya dapat melakukan perawatan, itu kalau mereka tanggap keluhan warga,” kata Andi Sregar.

Lanjut Andi Siregar, masa pemerintahan Bupati HT Milwan, periode 2005-2010, jalan tersebut selalu mendapatkan perawatan. Padahal, lanjutnya lagi, saat itu APBD Labuhanbatu sebelum pemekaran berkisaran Rp600 Milyar harus dipergunakan untuk 22 Kecamatan.

“Saat ini, APBD Labuhanbatu sudah mencapai Rp1 Triliun hanya untuk 9 Kecamatan, sedangkan 13 Kecamatan lagi sudah menjadi tanggungjawab Pemkab Labusel dan Labura. Sangat aneh jika masih ditemukan jalan bagaikan kubangan kerbau,” sebut Andi Siregar. (ls/ss/lb)

Kata kunci terkait:
dipalak sumut 2017, jalan utama rantau prapat kubngan

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...