Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› Jadi Honorer? Kutip 30 Juta Tiap Orang, Tidak Punya Uang Berkas Ditolak
Jpeg

Jadi Honorer? Kutip 30 Juta Tiap Orang, Tidak Punya Uang Berkas Ditolak

Tapteng  | suarasumut.com  –  Moment yang tidak tepat, bahwa 375 orang Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) yang menjadi honorer di inas kesehatan (dinkes) kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ini di duga akan berakibat fatal dikemudian hari, apalagi terhadap pimpinan Kabupaten Tapanuli Tengah periode mendatang.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Tapteng Awaluddin Rao ST terhadap wartawan setelah bubar dari pembahasan dari perdebatan hangat sesama Legislatif dan Eksekutif yakni tentang pembahasan TKS jadi honorer di Dinas Kesehatan dari rapat tertutup anggota DPRD Tapteng di halaman kantor DPRD Tapteng, Senin (3/10) sekira pukul 17.50 Wib.

Dikatakan, dari sekian ratus TKS yang akan diangkat menjadi honorer itu diasumsikan sudah ada sebanyak 350 TKS yang menyetor ke agen yang bertugas di Dinas Kesehatan Tapteng.

“Uang yang 30 juta per TKS itu sudah di setor ke agen, dengan pembayaran secara langsung ke salah satu oknum Bendahara di RSUD Barus bernama YN, serta para agen lainnya juga berdasarkan bukti kwitansi yang ada,” beber Politisi Gerindra ini.

Namun ditegaskan Rao dari sekian ratus TKS tersebut yang akan diangkat jadi Honorer itu, ada sebanyak sepuluh orang berkas TKS ditolak dikarenakan tidak mempunyai uang sama sekali.

“Dari kesepuluh orang berkas mereka ditolak itu datang terhadap saya, dan mereka ingin meminjam uang terhadap saya sebanyak 30 juta per orang,” sebut Awaluddin.

Ia mengakui bahwa ke sepuluh petugas TKS tersebut disebut sudah lama mengabdi di Pemkab Tapteng, namun sangat disayangkan hal itu ditolak hingga akhirnya Wakil Ketua DPRD ini menemui Kepala Dinas kesehatan Tapteng (Preddi Situmeang) di Pandan

“Padahal ke sepuluh orang yang ada didaftar ini mereka lah yang paling lama mengabdi di Pemkab Tapteng. Itu sangat disesalkan jika jasa pengabdian mereka di kecewakan. Saya datangi langsung Kepala Dinas kesehatan Tapteng (Preddi Situmeang) di kantornya,” sebut Rao sambil menunjukkan daftar ke sepuluh berkas yang di tolak.

Ia juga menduga uang yang di kutip oleh oknum tersebut akan disempatkan untuk persiapan menuju Pilkada 2017.

Ketika ditanya tentang hasil debat rapat tersebut Ia mengatakan dari kesekian ratus Honorer itu sudah disetujui dan hal tersebut sudah dianggarkan. Tidak luput Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra ini meminta bahwa kejanggalan ini akan menjadi bahan temuan para intelegent.

“Mudah-mudahan intelegent akan turun tentang kesekian nasib dari ratusan TKS ini,” harapnya.

Pantauan awak media, selama rapat tertutup berlangsung tampak dihadiri Ketua DPRD Tapteng Bahktiar A Sibarani, Wakil Ketua DPRD Darma Bhakti Marbun, Wakil Ketua DPRD Awaluddin Rao ST, Sekda Tapteng Hendri S Lumban Tobing, Kadinkes Tapteng Preddi S, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Tapteng Close Harahap serta para pimpinan SKPD se Tapteng baik yang mewakili.(ph/ss-tt)

Kata kunci terkait:
honor daerah tapanuli tengah, pengumuman honor tks kesehatan di tapteng, honor daerah kabupaten labuhanbatu utara, kabar honorer tapteng, honorer tapanuli tengah, penguman honor tks kesehatan di tapteng, nasib tenaga honor kesehatan tapanuli tengah, badar tapteng, honor daerah tapteng, Nasib TKS di sumut

Lihat Juga

Evaluasi Program, Pemkab Nias Gelar Rakorbang

Nias | suarasumut.com  —  Untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan serta tingkat serapan anggarantahun anggaran ...