Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Bisnis & Ekonomi ›› Harga Karet Anjlok, Para Petani “Menjerit”

Harga Karet Anjlok, Para Petani “Menjerit”

Kotapinang | suarasumut.com  –  Beberapa bulan terakhir harga jual getah karet semakin hari semakin Merosot, dampaknya sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) sumber pengghasilan masyarakatnya mayoritas bertani kebun karet dan kelapa sawit.

Jika harga getah karet terus merosot, para petani tidak mampu lagi membayar upah para pekerja penderes pohon karet, bahkan menurut rangkuman wartawan dibeberapa tempat, masyarakat petani pemilik kebun karet telah memberhentikan pekerja deresnya. Artinya pohon karetnya tidak lagi dikerjakan, selama harga getah hancur seperti sekarang ini. “Untuk apa dikerjakan kalau kita rugi terus, karena kita tidak mampu lagi untuk membayar upah para pekerja penderesnya,”kata Junedi (33) warga Dusun Bangunjadi Kecamatan Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ditemui di rumahnya, Sabtu (23/1).

Lanjut Junedi, ketika disinggung harga jual normal getah menurut biasanya, kata dia, harga normal penjualannya bervariasi, ada getah kering berkisar Rp. 8.000 / kg dan getah kolam harga per kilogramnya Rp 5000 /kg, sementara beberapa bulan belakangan ini harga getah sudah dibawa harga Rp.2000/kg, jika harga terus merosot para petani menjerit.

Turunya harga getah karet dalam kurun waktu cukup lama bukan hanya dirasakan masyarakat petani, namun perusahaan perkebunan karet pun sangat terasa pengaruhnya, seperti yang diungkapkan bapak Raz Manager Perkebunan Karet PT. Londut Sumatera (Lonsum) Rumbiya Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan saat ditemui suarasumt.com beberapa hari yang lalu di kantornya.

Menurutnya, anjloknya harga getah karet pengaruh dari turunya harga minyak bumi dipasaran dunia. Kata Dia, dipasaran dunia ada dua macam jenis karet yang pertama karet alam seperti yang di miliki Negara Indonesia, kedua karet sintesis yang dicampur dengan minyak, karena harga minyak saat ini turun dipasaran dunia, maka pihak dari Negara luar lebih cenderung membeli jenis karet sintesis karena lebih murah harganya dibanding dengan karet alam. (zr/ss/ls)

Kata kunci terkait:
harga karet, karet harga, berapa harga getah di labuhan batu, noreh getah, motong karet, hargagetah karet di Nias, harga karet labuhanbatu, harga karet hari ini di tebing sumut, harga karet di tebing tinggi bulan desember, harga getah 2016 padang sidimpuan

Lihat Juga

Komunitas KO2PI-STMIK Budi Darma SelenggarakanWorkshop Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah

Medan | suarasumut.com  –  Komunitas Kolaborasi Publikasi Indonesia (KO2PI) adakan Workshop on Multidisciplinary and Applications ...