Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Hakim Singgung Kewenangan Bupati Nias Batalkan Pemenang Tender

Hakim Singgung Kewenangan Bupati Nias Batalkan Pemenang Tender

Nias, suarasumut.com — Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Khamozaro Waruwu, SH, MH menyinggung kewenangan Bupati Nias membatalkan pemenang tender. Hakim beranggapan, Bupati Nias telah melakukan tindakan sewenang wenang, apabila dalam koridor tidak memiliki kewenangan untuk itu.

Hal tersebut terungkap pada sidang gugatan direktur CV.Karya Sendoro, Sonitehe Telaumbanua, SH terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli, dengan agenda mendengar keterangan saksi yang diajukan penggugat, di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Rabu (5/8).

“Apabila dalam koridor, Bupati Nias tidak punya kewenangan dalam membatalkan pemenang tender, maka Bupati Nias sudah melakukan tindakan sewenang wenang. Kasus ini sangat dramatis, anggaran yang sebenarnya dipakai untuk rakyat harus parkir begitu lama dalam kas daerah,” tegas Ketua Majelis Hakim.

Sesuai pantauan wartawan, pada sidang yang dihadiri penggugat Sonitehe Telaumbanua dan kuasa hukum Bupati Nias Agusmar Zalukhu dan kuasa hukum direktur RSU Gunungsitoli, Nasehati Lase, penggugat tidak menghadirkan saksi.

Penggugat beralasan, panitia tender yang dia ajukan sebagai saksi, dipastikan tidak mau menghadiri persidangan, kecuali ada panggilan dari Pengadilan. Penggugat juga berasumsi jika bukti bukti yang telah diserahkan kepada Majelis Hakim sudah cukup.

“Bukti yang telah saya serahkan sebelumnya saya anggap cukup, dan tidak perlu lagi menghadirkan saksi. Saya percaya kepada Majelis Hakim untuk menentukan kebenaran bukti dan fakta yang saya ajukan,” ucap Sonitehe pada persidangan.

Kepada Majelis Hakim, penggugat juga meminta supaya sidang dipercepat dan masuk dalam agenda kesimpulan. Menurut dia, pihak tergugat sengaja mengulur ngulur persidangan, dan hal tersebut dibuktikan dengan tidak diserahkannya bukti tambahan oleh tergugat pada sidang, sesuai janji tergugat pada sidang sebelumnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Bupati Nias, Agusmar Zalukhu kembali meminta waktu kepada Majelis Hakim, dimana kuasa hukum Bupati Nias berkilah jika bukti tambahan belum selesai. Sehingga, mereka meminta waktu minggu depan atau pada sidang selanjutnya untuk menyerahkan bukti tambahan.

Permintaan tergugat dikabulkan Majelis Hakim, dengan catatan minggu depan merupakan kesempatan terakhir kepada pihak tergugat menyerahkan bukti tambahan. Kemudian Ketua Majelis Hakim menutup sidang dan dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengar keterangan saksi yang diajukan tergugat.(ih/ss/ni)

Lihat Juga

Ket. Gbr : Tersangka FA, pengisap ganja yang ditangkap Satres Narkoba Polres Psp di TPU Jalan Mgr Maradat Kec. Psp Selatan Kota Psp, Jum'at (20/7-2018). Foto Ali Akbar/SS

Polisi Amankan Pengisap Ganja Di TPU

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Seorang pemuda ditangkap Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan (Psp) di daerah Jalan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *