Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Gunakan Dana Desa Untuk Pelayanan Publik

Gunakan Dana Desa Untuk Pelayanan Publik

JAMBI, suarasumut.com  –  Pembina Harian , Yasir selaku DirBinmas Polda Jambi membuka Bintek dan sosialisasi UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa Senin (07/09) Hotel Grand, turut mendampingi Kaban BPMPDK, Junaidi Rahmad, narasumber Pusdiklat Mendagri Widiaiswara, Yurika Xanthinia Wijayanti.

Dikatakan oleh Yasir, peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa dalam kabupaten tanjung jabung timur dalam pengembangan desa.

“Dalam sosialisasi dan bintek ini selaku pembina harian keluarga besar putra-putri Polri selalu memberikan adanya pencerahan bagi perangkat desa khususnya bagi bendahara desa,”terangnya.

KBPPP hanya sebagai fasilitator pertemuan dalam kegiatan ini, dan yang berkompeten BPMDK untuk memberikan materi dan mendatangkan narasumber dari pusdiklat kemendagri.

“Untuk perangkat desa khususnya bendahara desa agar selalu mengikuti aturan yang sudah diatur baik dari Perbup dan Pemerintah Pusat,”tegasnya.

Sementara itu dari Kaban BPMDK, Junaidi mengatakan dengan adanya bantuan dari Pemerintah pusat berupa pemberian dana desa untuk seluruh Indonesia khususnya bagi desa yang di Kabupaten Tanjab Timur.

“Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur saat ini sudah terealisasi untuk dananya 40%, sebanyak 8 M tahapan I, dan hanya 1 desa yang masih ada kendala berupa administrasi kurang dilengkapi,”katanya.

Penggunaan akan dana desa diprioritas perbaiki sarana dan prasarana desa serta untuk meningkatkan adanya pelayanan publik.

“Dana desa itu ada ketentuan dari pusat digunakan pada infrastruktur desa, serta meningkatkan perekonomian perdesaan itu sendiri,”tegasnya.

Sementara itu ditambahkan oleh Ketua Umum KBPPP Provinsi Jambi, Asril Yusuf, bagi keluarga besar putra-putri Polri wilayah Provinsi Jambi dalam kegiatan sosialisasi dan bintek tentang desa agar aparatur pemerintahan desa dapat memajukan perekonomian desanya.

“Sumber daya manusia yang di desa terutama bagi bendaharawan dapat mempertanggung jawabkan laporan keuangan atas penggunaan dana desa tersebut,”ungkapnya.

Para peserta itu sendiri berasal dari aparatur pemerintah desa ada sebanyak 83 orang, 73 orang bendahara desa se-Kabupaten Tanjab Timur dan 10 orang dari bendahara kecamatan.(ik/ss/jb)

Lihat Juga

KSOP Gunungsitoli Gelar Diklat Gratis Untuk Nelayan Gunungsitoli, suarasumut.com-- Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Gunungsitoli gelar pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat kapal layar motor (KLM) secara gratis untuk nelayan di Kepulauan Nias. Jika berminat, nelayan di Kepulauan Nias bisa mendaftar di kantor KSOP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara mulai tanggal 17 Oktober sampai 1 November 2018. Hal tersebut disampaikan kepala KSOP Kelas V Gunungsitoli Merdi Loi ketika di temui di kantor KSOP kelas V Gunungsitoli, Jum,at 19 Oktober 2018. Merdi memberitahu, diklat gratis kepada nelayan kerjasama dengan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, dan digelar selama lima hari atau tanggal 12 sampai 16 November 2018 di komplek pelabuhan Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Nelayan yang berminat bisa mendaftar di kantor KSOP dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa dan surat keterangan sehat dan tidak buta warna dari rumah sakit pemerintah. Membawa foto copy izajah minimal SD, dan bagi yang tidak punya izajah bisa diberi dispenisasi harus benar-benar nelayan, foto copy KTP/SIM, umur minimal 16 tahun dibuktikan surat akte kelahiran atau surat keterangan lahir dari Kepala Desa, foto ukuran 3x4 latar belakang berwarna dan mengisi formulir pendaftaran. Untuk snack dan makan siang para peserta selama pelaksanan diklat kita yang menanggung, dan usai mengikuti diklat, para peserta akan mendapat sertifikat basic safety training (BST) nelayan, sertifikat keterangan kecakapan (SKK) nelayan dan alat keselamatan (life jacket). Tidak lupa Merdi menambahkan jika pada tanggal 2 November 2018 akan dilakukan pemeriksaan buta warna oleh tim Dokter Politeknik Pelayaran Sumatera Barat dan selama pendaftaran dan pelaksanaan diklat sampai diterbitkan sertifikat, peserta diklat tidak dipungut biaya apapun atau gratis. "diklat khusus kita gelar bagi masyarakat yang benar benar nelayan dan tidak diterima peserta diklat yang profesinya bukan nelayan.AL

Meriahkan HUT Pemko Padangsidimpuan 158 Anak SD Dan TK Ikuti Lomba Mewarnai

Padangsidimpuan | suarasumut.com  –  Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemko Padangsidimpuan yang ke-17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.