Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Headline ›› Gugatan CV.Karya Sendoro Terhadap Bupati Nias Tidak Diterima / NO

Gugatan CV.Karya Sendoro Terhadap Bupati Nias Tidak Diterima / NO

Gunungsitoli, suarasumut.com — Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli memutuskan tidak menerima gugatan direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua terhadap Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM dan Direktur Rumah Sakit Umum Gunungsitoli atau Niet Ontvankelijke Verklaard (NO). Gugatan direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli menurut Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli cacat formil.

Putusan tersebut dibaca Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli Khamozaro Waruwu, SH, MH, pada sidang putusan gugatan direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli terkait pembatalan CV.Karya Sendoro sebagai pemenang tender pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012, yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Kamis (17/9).

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, SH, MH yang didampingi anggota Majelis Hakim Rinding Sembara, SH dan Hakim Kennedy P Sitepu, SH, MH, menetapkan jika Pengadilan Negeri Gunungsitoli tidak dapat menerima gugatan CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli.

Hakim memutuskan gugatan Cv.Karya Sendoro cacat formil, sehingga memutuskan gugatan direktur CV.Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli Niet Ontvankelijke Verklaard (NO) atau tidak dapat diterima.

Gugatan direktur CV.Karya Sendoro dianggap cacat formil, karena tidak mengikutkan panitia tender sebagai tergugat dalam gugatannya. Direktur CV.Karya Sendoro juga hanya menjadikan direktur PT.Bratasena sebagai tergugat intervensi dan bukan sebagai tergugat, sehingga gugatan direktur CV.Karya Sendoro dianggap cacat formil, sehingga tidak dapat diterima atau Niet Ontvankelijke Verklaard (NO).

Menggugat Ulang

Direktur CV. Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH yang dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Senin (21/9) mengatakan, dia akan mempelajari dahulu putusan Hakim terhadap gugatannya. Jika gugatannya tidak diterima atau dianggap Niet Ontvankelijke Verklaard (NO) karena formulasi surat gugatan, maka dia akan memperbaiki gugatannya dan akan menggugat balik serta mendaftarkan gugatannya dalam waktu dekat.

“Saya menganggap positif saja, selagi putusan Hakim membenarkan kesewenang wenangan Bupati Nias dalam membatalkan hak kemenangan saya pada proyek pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 yang lalu. Saya berharap, tidak ada lagi alasan Hakim pada gugatan saya selanjutnya apabila yang dikatakan mereka formil sudah saya penuhi seluruhnya,” terang Sonitehe melalui telepon seluler.

Untuk diketahui, perkara gugatan direktur CV.Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH terhadap Bupati Nias dan direktur RSU Gunungsitoli muncul di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, karena direktur CV.Karya Sendoro dibatalkan sebagai pemenang proyek pengadaan Alkes di RSUD Gunungsitoli tahun 2012 dengan pagu dana sebesar Rp 15 milliar.

CV.Karya Sendoro yang memenangkan tender dan telah diumumkan sebagai pemenang dengan tawaran Rp 12,2 milliar, dibatalkan secara sepihak dengat diterbitkannya surat keputusan Bupati Nias berdasarkan surat sanggahan banding yang dilayangkan PT.Bratasena kepada Bupati Nias. (ih/ss/ni)

Lihat Juga

Cegah Mismatch Menahun, BPJS Kesehatan Diminta Koreksi Diri

Jakarta | suarasumut.com  –  Anggota Komisi IX Irma Suryani mengibaratkan defisit yang dialami Badan Penyelenggara ...