Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Foto & Video ›› GP3A SERGAI DIBEKALI KOMPETENSI TEKNIS PENGELOLAAN AIR IRIGASI

GP3A SERGAI DIBEKALI KOMPETENSI TEKNIS PENGELOLAAN AIR IRIGASI

Sergai, suarasumut.com – Pengaturan dalam setiap tahapan pengelolaan maupun penggunaan air untuk tanaman padi sawah merupakan salah satu faktor penentu, sebab hal ini mempengaruhi pada kapasitas dan kualitas atas produksi padi maksimal yang dihasilkan. Dalam hal ini peranan para petani sawah khususnya petani pemakai air irigasi sawah dituntut untuk memahami pendisribusian air sesuai standar kebutuhan tanaman.

Oleh karena itu untuk menguatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan bagi petani sawah, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) memberikan bimbingan dan pelatihan kepada jajaran kelompok Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air (GP3A) dan dinas terkait.  Acara pelatihan kelompok GP3A desain partisipatif secara
resmi dibuka Wabup Sergai Syahrianto SH di aula Kantor Camat Teluk Mengkudu, Selasa (3/6).

Pada kesempatan tersebut Wabup Sergai Syahrianto SH turut didampingi Kadis PSDA Ir. Hj. Prihatinah, M.Si, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, mewakili Kadis PSDA Provsu, Narasumber dari Lopim, puluhan organisasi kelompok GP3A dan jajaran UPTD PSDA.

Dalam paparannya Wabup Sergai Syahrianto mengemukakan bahwa teknis penanganan air irigasi persawahan mempunyai tantangan tersendiri, kelihatannya sangat mudah namun disisi lain petani sawah juga menghadapi kendala di lapangan. Untuk mencegah hal tersebut maka peran secara partisipatif GP3A sangat diharapkan dalam pengelolaan air irigasi yang berkelanjutan, ungkap Wabup Syahrianto.

Menurut Syahrianto dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air dan irigasi, tahapan perencanaan (design) partisipatif menjadi tolok ukur dalam penanganan masalah yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan air ditingkat petani. Sebab pengelolaan air irigasi kalau tidak sesuai volume yang dibutuhkan akan sangat fatal jadinya, sehingga akan berdampak pada pertumbuhan padi yang tidak sehat.

Sebelumnya Kadis PSDA Ir. Hj. Prihatinah menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan pelatihan ini adalah ingin menjadikan GP3A dan P3A Sergai menjadi organisasi berdaya saing pada aspek pengelolaan dan perencanaan sumber daya air. Disamping itu mendorong adanya peningkatan usaha petani. Penguatan dan pemberdayaan kelembagaan GP3A dan P3A mutlak harus dilakukan menghasilkan kompetensi GP3A yang handal dan mampu menjalankan peran dan fungsinya dengan baik dalam pengelolaan air, ujar Kadis PSDA. (pu/ss/sbg)

Lihat Juga

Brakk!!! Mega Pro vs Vario, Satu Tewas, Satunya Lagi Kritis

TAPTENG | suarasumut.com  –  Lakalantas antara Mega Pro Bk 5800 ZAD vs Vario BB 5440 ...