Pengumuman & Ucapan:
Beranda ›› Kabar Sumut ›› Gunungsitoli ›› Gelapkan Uang Mahasiswa Rp 1,2 Miliar, Bendahara Ikip Gunungsitoli Dilaporkan

Gelapkan Uang Mahasiswa Rp 1,2 Miliar, Bendahara Ikip Gunungsitoli Dilaporkan

Gunungsitoli, suarasumut.com — Diduga gelapkan uang kuliah yang telah disetorkan mahasiswa sebesar Rp 1,2 milliar, bendahara Ikip Gunungsitoli SSZ (36) dilaporkan. SSZ dilaporkan rektor IKIP Gunungsitoli Bezisokhi Laoli di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Kamis (10/9).

Kapolres Nias AKBP.Yofie Girianto Putro, S.Ik melalui Pjs.Paur Humas Polres Nias Osiduhugo Daeli yang ditemui wartawan di Mapolres Nias, Jum’at (11/9), membenarkan jika bendahara Ikip Gunungsitoli SSZ telah dilaporkan Rektor Ikip Gunungsitoli Bezisokhi laoli terkait penggelapan uang kuliah yang telah disetorkan mahasiswa sebesar Rp 1,2 milliar.

Menurut Osiduhugo, dari keterangan rektor Ikip di mapolres Nias, diketahui jika pada tanggal 21 Juli 2015 yang lalu, rektor Ikip Gunungsitoli ditemui oleh Kepala bagian Keuangan Yayasan Perguruan Tinggi (Yaperti) Nias Erine Zega. Erine memberitahu, SSZ belum menyetorkan seluruh uang kuliah mahasiswa Ikip Gunungsitoli tahun anggaran 2014/2015.

Rektor lalu melakukan pertemuan dengan seluruh dosen dan dihadiri bendahara Ikip Gunungsitoli SSZ pada tanggal 18 Agustus 2015 yang lalu. Pada pertemuan tersebut, EEZ mengakui belum menyetor seluruhnya uang kuliah mahasiswa ke Yaperti Nias. Dia berjanji akan menyetorkan uang tersebut paling lama tanggal 1 September 2015.
Namun, saat penandatanganan berita acara pertemuan, SSZ diam diam meninggalkan ruang rapat dan tidak menandatangani berita acara. Lalu pada tanggal 25 Agustus 2015, rektor memerintahkan Wakil Rektor 2 Elianus melakukan pengecekan ke Sisfo kampus Ikip Gunungsitoli. Berdasarkan pengecekan Elianus, diketahui jika sesuai data Sisfo kampus Ikip Gunungsitoli, SSZ telah menerima uang Kuliah Mahasiswa TA. 2104/2015 sebesar Rp. 3.977.915.000.

SSZ baru menyetorkan sebesar Rp. 3.328.557.500, sehingga sisa yang belum disetor masih sebesar Rp. 649.357.500. Untuk TA 2015/2016, SSZ juga telah menerima uang kuliah Mahasiswa sebesar Rp. 627.280.000, dan belum disetorkan ke YAPERTI Nias.

Selain uang kuliah mahasiswa, masih ada uang biaya legalisir ijazah, surat keterangan aktif kuliah dan surat keterangan bebas perpustakaan sebesar Rp. 10.880.000 yang belum disetorkan SSZ. Sehingga, dana yang digelapkan bendahara Ikip Gunungsitoli berdasarkan laporan rektor Ikip Gunungsitoli berjumlah Rp 1.287.517.500.

Dari keterangan Bezisokhi Laoli, juga diketahui jika Bezisokhi telah mendatangi rumah bendahara Ikip Gunungsitoli sebelum membuat laporan di mapolres Nias. Namun, dari keterangan orang tua SSZ, SSZ telah meninggalkan rumah beberapa hari yang lalu dan tidak diketahui keberadaannya.

Atas kasus tersebut, Osiduhugo menerangkan, Sat Reskrim Polres Nias akan melakukan penyelidikan dan memanggil saksi saksi dalam waktu dekat untuk dimintai keterangan.(ih/ss/gs)

Kata kunci terkait:
ikip gunungsitoli, Rektor ikip gunungsitoli meninggal, Sisfo kampusikipgunungsitoli

Lihat Juga

Tidak Semua Program Dan Kegiatan Yang Telah Ditetapkan Dapat Dilakukan Oleh Pemerintah Sendiri

Rantauprapat | suarasumut.com  –  Pemerintah menyadari bahwa tidak semua program dan kegiatan yang telah ditetapkan ...